Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
FASILITAS nuklir strategis Iran di Provinsi Isfahan dilaporkan mengalami kerusakan serius menyusul serangan rudal terkoordinasi yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel, lapor kantor berita Iran ISNA.
"Lakasi itu diserang rudal pada 7 Maret dan mengalami kerusakan serius," lapor ISNA.
Meskipun infrastruktur fisik situs tersebut terdampak parah, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kontaminasi radioaktif di area sekitar. Serangan ini merupakan bagian dari operasi militer besar-besaran yang menargetkan titik-titik vital pertahanan dan teknologi Iran.
Intelijen Amerika Serikat dan Israel mengeklaim bahwa sebagian besar cadangan bahan bakar nuklir Iran disimpan di dalam jaringan terowongan bawah tanah di Isfahan, sementara sisanya tersebar di bunker Fordow dan Natanz.
Dalam tahap awal eskalasi ini, militer AS dan Israel secara spesifik menargetkan pintu masuk terowongan bawah tanah di Isfahan dan Fordow. Langkah ini diambil untuk memblokade akses keluar-masuk, guna mencegah pihak Teheran memindahkan atau mengamankan stok bahan bakar nuklir yang tersimpan di sana.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang Iran masih terus melakukan penilaian kerusakan di lokasi kejadian. (TASS/B-3)
Iran ancam serang situs nuklir Dimona Israel jika AS-Israel upayakan gulingkan rezim. Korban tewas capai 1.045 jiwa di tengah pantauan IAEA pada situs Isfahan.
Selain mendorong para pihak untuk menahan diri, Indonesia turut mendesak supaya ketegangan segera diredakan serta langkah-langkah negosiasi melalui dialog.
Update terbaru pemadaman internet di Iran yang kini telah mencapai 192 jam (9 hari). NetBlocks melaporkan warga hanya bisa mengakses jaringan domestik yang terbatas.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian desak Rusia dukung hak sah Iran di tingkat internasional pasca-serangan AS dan Israel. Simak detail diplomasi Teheran dan pembelaan hukumnya di PBB
Dalam unggahan terbarunya di Truth Social, Trump mengklaim bahwa Departemen Luar Negeri memindahkan ribuan orang dari berbagai negara di Timur Tengah.
Hal itu karena serangan Iran ke sejumlah negara tetangganya merupakan respons atas operasi militer AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved