Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI usia ke-4 tahun, Linktown—perusahaan digital platform properti yang menjadi penghubung customer dengan developer terbaik di Indonesia—melebarkan sayap bisnis ke Surabaya. Kantor di Surabaya ini merupakan cabang ke-12, setelah sebelumnya Linktown membuka kantor di Bekasi, Jakarta, Bogor, Tangerang, Cibubur, Depok, dan Bandung.
Founder & VP Digital Marketing Linktown Winaldo mengatakan, di usia keempat tahun ini, pengembangan bisnis Linktown di Jabodetabek sudah cukup pesat. Secara market, Linktown juga mendominasi penjualan properti primary di Jabodetabek.
"Oleh karena itu, kami berpikir sudah saatnya Linktown untuk melakukan ekspansi keluar Jabodetabek. Kami melihat Surabaya merupakan target market yang sangat menarik dan potensial. Kami juga sangat confident dengan arah pengembangan bisnis kami saat ini," terang Winaldo dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (26/2).
Baca juga : Linktown Berkomitmen Pasarkan Proyek Properti Milik Sinar Mitbana Mas Seluas 108 Hektar
Lebih lanjut dia mengatakan, Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, di mana pengembangan properti di Kota Pahlawan ini juga sangat masif dan para developernya pun agresif.
"Dengan masuk ke Surabaya, Linktown yakin akan dapat meningkatkan revenue secara signifikan dan membantu pencapaian target tahunan yang ditargetkan tumbuh sebesar 25% dari tahun lalu. Kami juga siap membantu para pengembang di Surabaya untuk meningkatkan pertumbuhan penjualan properti mereka,” tutur Winaldo.
Menurutnya, pasar properti Surabaya sangat menarik. Di sini banyak pengembang besar dan lokal saling berlomba dalam menghadirkan konsep dan desain yang tidak kalah dengan Jakarta, namun dengan harga yang sangat masih terjangkau.
Baca juga : Di Tengah Ketidakpastian, Summarecon Membangun Kawasan Terbaru Ke-9
Linktown pun melihat banyaknya permintaan masyarakat sekitar Surabaya, seperti Sidoarjo dan Gresik yang ingin memiliki rumah yang dekat dengan Surabaya, sehingga menciptakan kenaikan potensi di Surabaya dan sekitarnya.
"Di samping itu, secara cost ads digital, di Surabaya masih tergolong murah. Di sinilah Linktown melihat potensi yang sangat besar untuk membantu speed up penjualan para developer," kata Winaldo.
Sementara itu, VP Business Development Linktown Bram Pratama Sanusi mengungkapkan optimismenya. Dia meyakini strategi yang sudah dilakukan di Jakarta akan mempunyai hasil yang lebih baik di Surabaya, karena secara konversi pada data Linktown menunjukkan angka yang lebih baik.
Baca juga : IAI Kembali Gelar ARCH:ID Ajang Pameran Arsitektur Terbesar di Indonesia
"Kami terus meningkatkan sales force secara masif dan segera bekerja sama dengan semua developer di Surabaya dan sekitarnya. Kami juga akan memperkenalkan dan menawarkan beberapa program kerja sama yang menarik dari tim business development kami ke developer-developer di surabaya, seperti yang sudah berjalan dengan sangat baik di Jabodetabek dalam hal peningkatan penjualan," terang Bram Pratama Sanusi.
VP Business Development Linktown Ernesto Prakasa Sadriman Ernesto Prakasa Sadriman menjelaskan, target Linktown di Surabaya bukan hanya penjualan rumah primary, tetapi juga membantu menjawab permintaan pasar secondary.
Selain itu, Linktown juga sangat ingin berkolaborasi dengan developer yang antusias melakukan percepatan penjualan di proyeknya lewat program-program support business development, yakni linktown.biz yang sudah banyak berhasil dilakukan di Jakarta.
Baca juga : Linktown Optimis Nilai Transaksi Capai Rp2,9 Triliun di 2024
"Program support yang di maksud seperti Lead Generator Program, Dedicated Sales Program, Master Lead Agent, dan Development & Consultant," ujar Ernesto.
Dia mengungkapkan, enam bulan sebelum kantor cabang Surabaya dibuka, pihaknya bahkan sukses membukukan revenue sebesar Rp99 miliar. Hal inilah yang membuatnya sangat optimistis Linktown Surabaya bakal mampu menyaingi omzet di Jabodetabek.
"Kami menargetkan revenue Linktown Surabaya bisa tembus Rp500 miliar di tahun 2024 ini. Sementara, secara total kami menargetkan revenue Rp2,9 trilliun," tutur Ernesto.
Melanjutkan ekspansi, terangnya, perusahaan yang bernaung di bawah PT Asia Rumah Utama ini akan membuka tiga kantor cabang baru tahun depan. Linktown tengah menargetkan beberapa lokasi, seperti Makassar, Medan, Kalimantan, dan Bali. (Z-10)
Pengembangan hunian dengan konsep adaptif sejalan dengan tren township dan green living yang semakin diminati masyarakat urban.
Dua proyek unggulan, yaitu Park Serpong tahap 4 & 5 serta Metropolis Marq Estate di Kota Tangerang, menjadi pendorong utama pencapaian ini.
Mengedepankan beragam konektivitas berskala nasional hingga mancanegara, Asthara Skyfront City dirancang sebagai ruang perkotaan mandiri.
Data terbaru dari Bank Indonesia turut mendukung tren tersebut, dengan Indeks Harga Properti Perumahan (IHPP) pada kuartal II 2025 yang meningkat tipis.
Melihat permintaan pasar yang masih kuat akan produk properti, Paramount Land menggelar pameran properti bertema ‘Paramount Festival Kemerdekaan’ Property Expo.
Gethome, perusahaan proptech yang berdiri sejak 2017, berfokus pada penciptaan hunian berkualitas untuk keluarga muda Indonesia.
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya, telah masuk pada babak baru. Polda Jatim telah menangkap tersangka ketiga berinisial SY, 59.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal kasus pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya membuahkan hasil. Kepolisian berhasil menangkap pelaku dan menetapkan tersangka
Rawon disebut dalam prasasti Taji di Ponorogo, Jawa Timur dan kala itu disebut rarawwan.
BAYI yang baru berusia dua minggu kehilangan ibunya PDA, 39, seorang warga binaan Rumah Tahanan Perempuan Surabaya di Kecamatan Porong, Sidoarjo yang meninggal dunia akibat sakit.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengecam keras aksi pembongkaran rumah dan pengusiran terhadap Nenek Elina di Surabaya, Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved