Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
SCHNEIDER Electric bekerja sama dengan Nvidia untuk mengoptimalkan infrastruktur data center melalui pemanfaatan kemajuan teknologi edge artificial intelligence (edge AI) dan digital twin.
Kemitraan itu memperkenalkan desain kecerdasan buatan AI data center pertama. Desain ini diharapkan dapat menciptakan standar baru dalam pengimplementasian dan pengoperasian AI dalam ekosistem data center, sekaligus mencatatkan sejarah penting dalam evolusi industri.
SVP Secure Power International Natalya Makarochkina mengatakan, "Kami membuat terobosan inovatif bagi organisasi untuk dapat merangkul masa depan AI. Melalui sinergi keahlian solusi data center kami dan kepemimpinan teknologi AI dari Nvidia, kami memungkinkan organisasi mengatasi batasan infrastruktur data center dan sepenuhnya memanfaatkan potensi AI. Kemitraan kami dengan Nvidia mendorong masa depan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan transformatif yang didukung oleh AI."
Baca juga : Ini Panduan Desain Data Center yang Memaksimalkan Kekuatan AI
Dalam tahap awal, Schneider Electric akan mengenalkan desain referensi data center yang disesuaikan untuk klaster accelerated computing Nvidia. Desain ini dibuat untuk mendukung berbagai kebutuhan seperti pemrosesan data, simulasi rekayasa, otomasi desain elektronik, desain obat berbasis komputer (computer-aided drug design), dan AI generatif.
Fokus utamanya adalah mendukung distribusi daya yang tinggi, sistem liquid-cooling, dan kontrol yang dirancang untuk memudahkan pengujian dan operasi sistem yang handal untuk klaster dengan densitas tinggi.
Melalui kerja sama ini, Schneider Electric ingin memberikan instrumen dan sumber daya kepada pemilik dan operator data center agar mereka dapat dengan mudah mengintegrasikan solusi AI yang terbaru dan yang sedang berkembang ke dalam infrastruktur mereka. Hal ini akan meningkatkan efisiensi saat penerapan teknologi baru tersebut dan memastikan bahwa operasional data center berjalan dengan handal sepanjang siklus hidupnya.
Baca juga : Apple dan Google Berkolaborasi Ciptakan Teknologi AI di iPhone, Penasaran?
Untuk mengatasi tuntutan yang semakin besar dari pekerjaan AI, desain referensi menyediakan kerangka kerja yang kuat untuk menerapkan platform accelerated computing Nvidia di data center. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja, skalabilitas, dan keberlanjutan secara menyeluruh.
Mitra, insinyur, dan pemimpin data center dapat menggunakan desain referensi ini untuk ruang data center yang sudah ada, yang perlu mendukung server AI dengan densitas tinggi. Desain referensi ini juga dapat digunakan untuk pembangunan data center baru yang sudah dioptimalkan sepenuhnya untuk sistem liquid-cooling dengan klaster AI.
“Dalam kerjasama kami dengan Schneider Electric, kami menyediakan desain referensi untuk data center berbasis AI menggunakan teknologi accelerated computing Nvidia generasi berikutnya,” kata Ian Buck, Vice President of Hyperscale and HPC Nvidia.
Baca juga : Ortuseight Kolaborasi dengan Andy Wibowo Hadirkan Solar
“Desain referensi ini menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan potensi AI, mendorong inovasi dan transformasi digital di berbagai industri."
Selain desain referensi data center, AVEVA, yang merupakan anak perusahaan dari Schneider Electric, akan mengintegrasikan platform digital twin-nya dengan Nvidia Omniverse.
Hal ini akan menciptakan lingkungan terpadu untuk simulasi virtual dan kolaborasi. Integrasi ini akan memfasilitasi kerja sama yang lebih kolaboratif antara perancang, insinyur, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan begitu, desain dan implementasi sistem yang kompleks dapat dipercepat, sambil membantu mengurangi waktu pemasaran dan biaya.
"Teknologi Nvidia meningkatkan kemampuan AVEVA dalam menciptakan pengalaman kolaboratif yang realistis dan imersif yang didukung oleh data lengkap dan kemampuan dari intelligent digital twin AVEVA," ujar Caspar Herzberg, CEO AVEVA.
"Bersama-sama, kami sedang mengembangkan virtual reality industri yang sepenuhnya ter-simulasi di mana Anda dapat mensimulasikan proses, memodelkan hasil, dan membuat perubahan nyata. Gabungan antara kecerdasan digital dan hasil dunia nyata ini memiliki potensi besar untuk mengubah cara industri beroperasi dengan lebih aman, efisien, dan berkelanjutan." (Z-6)
Kolaborasi Hadirkan Kebahagiaan Ramadan untuk Anak Yatim
Koleksi yang diluncurkan mencakup berbagai kategori furniture, mulai dari living, dining, hingga working collection.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi Kaylix, pembenah tanah berbasis rumput laut.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
RAKSASA logistik global DHL Express Indonesia resmi melakukan ekspansi ke ranah lifestyle dengan menggandeng label streetwear asal Bandung, Machine56.
Kolaborasi ini diumumkan secara resmi dalam di Borneo FC Training Center, sekaligus menandai kelanjutan kemitraan setelah sebelumnya Extrajoss mendukung Borneo FC pada 2021.
First Lady Melania Trump menghadirkan robot humanoid buatan AS, Figure 3, di Gedung Putih.
Larry Fink mengungkap potensi resesi hebat akibat krisis energi dan ancaman Iran. Ia juga bicara soal nasib ijazah kuliah di tengah ledakan AI.
Platform pusat layanan terpadu ini mengusung teknologi chat-first AI untuk memangkas birokrasi dan memudahkan warga mengakses layanan publik hanya melalui percakapan WhatsApp.
Smart journalism sendiri merupakan praktik jurnalistik dengan memanfaatkan teknologi AI tanpa mengalihkan akuntabilitas dari manusia.
Atalya menilai perlu adanya pengembangan kurikulum kecerdasan buatan secara bertahap agar pelajar dapat mengenal teknologi AI secara edukatif dan bertanggung jawab.
Meta resmi mencaplok Moltbook, platform unik tempat asisten digital AI saling berkomunikasi. Langkah Mark Zuckerberg itu memperkuat dominasi agen AI global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved