Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM peneliti dari University Medical Imaging Toronto baru-baru ini memperlihatkan bahwa chatbot ChatGPT yang memiliki teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat menjawab soal-soal ujian radiologi. Penelitian ini menunjukkan potensi dari algoritma large language model dalam menjawab pertanyaan sekaligus batasan yang dimiliki ChatGPT.
Tim peneliti ini memberikan 150 soal pilihan ganda yang didesain dengan tingkat kesulitan, isi konten, dan model soal seperti yang diterapkan dalam ujian radiologi di Canadian Royal College dan American Board of Radiology.
Hasilnya, chatbot tersebut berhasil menjawab 121 dari 150 soal dengan benar yang termasuk soal yang bersifat high order thinking (kemampuan berpikir tingkat tinggi). Para peneliti ini menggunakan versi ChatGPT terbaru yaitu GPT-4.
Baca juga: Waw ChatGPT Bikin Menu Diet! Berikut Pandangan Dari Pakar
Hasil yang ditunjukan GPT-4 lebih baik dibandingkan versi sebelumnya yaitu GPT-3.5 yang umum digunakan masyarakat. GPT-3.5 hanya menjawab 104 soal dengan benar serta mengalami kesulitan dalam menjawab soal high order thinking.
"Riset kami menunjukkan peningkatan mengagumkan terkait performa ChatGPT pada radiologi selama periode waktu yang singkat, hal tersebut menyoroti pertumbuhan potensi dari large language model dalam konteks ini," ungkap kepala tim penelitian Rajesh Bhayana.
Baca juga: 8 Fakta dan Cara Kerja Google Bard, Saingannya ChatGPT
Meskipun demikian, penelitian ini juga menunjukkan batasan yang dimiliki oleh ChatGPT terbaru. Hal ini terlihat dari GPT-4 salah dalam menjawab 12 soal yang apat dijawab dengan benar oleh GPT-3.5. Hasil ini tentu telah menimbulkan keraguan terkait dengan ketepatan GPT-4 dalam mengumpulkan informasi.
Selain itu, hasil penelitian tersebut juga menunjukkan ChatGPT menggunakan bahasa yang meyakinkan dalam menjawab pertanyaan sekalipun jawaban ini sangat tidak tepat. Hal ini tentu akan sangat berbahaya jika informasi yang disajikan ChatGPT diyakini oleh masyarakat terutama bagi orang-orang awam.
"Bagi saya, ini adalah batasan terbesarnya. Saat ini ChatGPT sebaiknya digunakan untuk mencari ide, membantu proses pembuatan tulisan medis, dan membuat ringkasan data. Jika digunakan untuk mendapatkan informasi cepat, perlu diuji kembali kebenarannya," tandas Rajesh. (Z-10)
IndoCart mendorong pengembangan ekosistem teknologi 3D printing yang lebih terbuka dan inklusif di Indonesia.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
Smart journalism sendiri merupakan praktik jurnalistik dengan memanfaatkan teknologi AI tanpa mengalihkan akuntabilitas dari manusia.
Atalya menilai perlu adanya pengembangan kurikulum kecerdasan buatan secara bertahap agar pelajar dapat mengenal teknologi AI secara edukatif dan bertanggung jawab.
Meta resmi mencaplok Moltbook, platform unik tempat asisten digital AI saling berkomunikasi. Langkah Mark Zuckerberg itu memperkuat dominasi agen AI global.
Penelitian tersebut dilakukan oleh tim ornitolog internasional yang mempelajari kelompok burung antbird, yakni burung kecil pemakan serangga yang banyak ditemukan di hutan tropis Amerika
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved