Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT Indonesia telah dua tahun mengalami dampak hebat dari pandemi Covir-19. Berbagai sektor usaha mengalami kesulitan untuk berkembang bahkan terpaksa gulung tikar. Namun, perkembangan teknologi digital membuka peluang lain bagi mereka yang mau memanfaatkannya.
Membantu masyarakat untuk kembali memulai dan mengembangkan usahanya, Platform Berkahi menawarkan solusi secara syariah untuk mengembangkan usaha menggunakan ponsel pintar dan media sosial pengguna.
Lahirnya Berkahi bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM meningkatkan skala bisnis mereka, dan juga bagi perorangan yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara yang mudah yaitu menjadi reseller dari produk-produk lokal andalan yang halal, dengan mengusung prinsip syariah.
"Berkahi ingin mendorong masyarakat memiliki penghasilan dengan cara yang mudah, menyenangkan, dan membawa keberkahan untuk sesama. Bergabung dengan Berkahi akan memungkinkan Mitra dapat terhubung dengan 400 UMKM lokal dan luar negeri yang ada dalam jaringan kami. Besar harapan kami agar Berkahi dapat memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia, termasuk juga untuk memajukan masyarakat yang ada di daerah terpencil," kata Rowdy Fatha CEO dan Founder Berkahi dalam peluncuran, Rabu (30/3).
Untuk bergabung dalam Berkahi cukup melakukan tiga langkah sederhana. Pertama, mendaftar sebagai reseller untuk dapat mengelola toko sendiri. Kedua, pilih produk satuan atau kategori ke dalam tokomu. Ketiga, bagikan dan promosikan toko di akun media sosial atau aplikasi pesan instan. Semua langkah tersebut dapat dilakukan melalui ponsel pintar dan tanpa biaya apa pun.
Baca juga : Jelang Ramadan, Minyak Goreng dan Sirup Merajai Transaksi E-Commerce
Selain memiliki toko sendiri tanpa modal, reseller atau disebut dengan Mitra Berkahi, juga akan memiliki akses ke ribuan produk halal dari UMKM lokal maupun luar negeri dengan kualitas yang terjamin. Pengemasa dan pengiriman pun akan langsung dilakukan dari gudang ke konsumen untuk memudahkan reseller. Khusus bagi pelaku UMKM, gudang dan operasionalnya akan disediakan gratis oleh Berkahi.
UMKM Berkahi adalah pihak yang menyediakan produk-produk unggulan, yang berasal dari dalam dan luar negeri. Sementara reseller atau Mitra Berkahi akan membantu memasarkan produk tersebut dengan upaya yang minimal dengan kesempatan mendapatkan penghasilan tambahan.
Berkahi didukung partner strategis seperti SiCepat, SiBeku, Komunitas TanahAbang, Pijar, dan Koperasi XL, IWAPI, Haistar, Belanjarutin.com, Shipdeo, dan Komunitas Pijar, dll.
“Berkahi berkomitmen untuk mendukung pengembangan bisnis dan operasional para pelaku UMKM dan memberikan kesempatan tambahan pendapatan bagi para mitra. Kami sangat berterima kasih atas dukungan para pihak yang terlibat sehingga Berkahi bisa lahir hari ini. Dengan niat baik, kami berharap hasilnya pun akan baik bagi produk lokal, reseller, pelaku UMKM, dan tentunya bagi masyarakat Indonesia, kunjungi Berkahi.id untuk informasi selanjutnya,” tutup Rowdy. (RO/OL-7)
SOLUSI pendanaan cepat melalui GrabModal by OVO Finansial telah hadir sebagai dukungan nyata bagi mitra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan tingginya aktivitas digital selama Ramadan 2026 untuk meningkatkan promosi dan penjualan melalui platform TikTok.
Laporan IMF Article IV 2026 mencatat UMKM Indonesia menghadapi biaya pinjaman jauh lebih tinggi dan prosedur aplikasi pinjaman lebih kompleks daripada negara-negara serupa.
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
ANGGOTA Komisi VIII DPR RI Atalia Praratya dukung SKB 7 Menteri & Permenkomdigi No 9 Tahun 2026 terkait pembatasan AI instan & medsos bagi anak.
Psikolog klinis ungkap alasan remaja dan Generasi Alpha sangat terikat dengan media sosial. Ternyata terkait pencarian identitas dan hormon dopamin.
MENGHADAPI dinamika era digital di tahun 2026, kecemasan orang tua terhadap dampak negatif internet sering kali berujung pada kebijakan larangan total media sosial bagi remaja.
Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan Downdetector, laporan mulai meroket sejak pukul 07.40 WIB. Skala gangguan ini cukup luas, mencakup pengguna di Amerika Serikat, Eropa
KETUA DPR RI Puan Maharani mengaku mendukung Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) soal aturan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved