Kamis 14 Januari 2021, 23:07 WIB

Bukalapak Dapat Suntikan Dana Segar dari Perusahaan Inggris  

Insi Nantika Jelita | Teknologi
Bukalapak Dapat Suntikan Dana Segar dari Perusahaan Inggris  

Antara/Aprilio Akbar
Aplikasi Bukalapak

PLATFORM e-commerce Bukalapak dikabarkan mendapat suntikan dana dari Standard Chartered PLC, sebuah perusahaan jasa keuangan multinasional yang berpusat di London, Inggris. 

Rencananya uang tersebut untuk mengumpulkan US$200 juta atau sekitar Rp2,8 triliun dalam membiayai ekspansi usaha Bukalapak di negara Inggris, menurut sumber Bloomberg, Kamis (14/1).

Standard Chartered dan Bukalapak telah mengumumkan kerja sama ini dalam bentuk kemitraan strategis untuk berkolaborasi di perbankan digital.

Selain Standard Chartered, nama Naver Corp dan Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund dikabarkan bakal terlibat menjadi investor. Dalam waktu dekat, kesepakatan dua perusahaan itu akan terwujud untuk pendanaan tambahan, menurut salah satu sumber yang lain. 

Bukalapak juga dilaporkan telah mendapat US$ 100 juta dari perusahaan Microsoft Corp, GIC Pte dan PT Elang Mahkota Teknologi, dalam laporan Bloomberg pada November 2020.

Saat dikonfirmasi, CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin membenarkan kerja sama tersebut. Namun, tidak menyebutkan secara detail berapa nominal kesepakatan bisnis dengan Standard Chartered.

Baca juga : Empat Tren Teknologi Diprediksi Dominasi 2021

“Kemitraan strategis ini menunjukkan kepercayaan Standard Chartered terhadap misi dan komitmen Bukalapak dalam menciptakan dampak di seluruh Indonesia. Perdagangan dan jasa keuangan merupakan aspek penting dari kesejahteraan masyarakat," kata Rachmat dalam keterangan yang diterima wartawan.

Bukalapak menjelaskan, kerja sama dengan Standard Chartered akan berfokus inovasi di bidang jasa finansial dan e-commerce. Dikatakan, dua perusahaan itu bakal menawarkan berbagai layanan keuangan inovatif melalui ekosistem Bukalapak.

Kemudian, kedua belah pihak sepakat mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Dengan jangkauan ekstensif Bukalapak yang mencapai hingga 100 juta pengguna dan 13,5 juta pelaku UMKM, kolaborasi ini diharapkan mendorong inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

"Dengan jaringan perbankan global yang kuat dan bisnis layanan keuangan yang bergengsi, partisipasi Standard 

Chartered di Bukalapak akan semakin memperkuat jajaran pemegang saham dan mitra strategis kami saat ini," pungkas Rachmat. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Tokopedia

5 Hobi Ini Paling Diminati Selama Pandemi di Platform Tokopedia

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 22 Januari 2021, 00:04 WIB
Berdasarkan pembelian di Tokopedia, bersepeda, fitness, memancing, mendaki dan berkemah, serta sepakbola atau futsal menjadi olahraga yang...
Dok. Imou

Ini Perbedaan IP Cam dengan CCTV Analog

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Januari 2021, 23:55 WIB
Bahkan bisa dikatakan kualitas gambar terbaik CCTV pun masih kalah dengan kualitas IP cam yang paling...
Dok Amazfit

Amazfit Memperkenalkan Jam Tangan Pintar GTR 2e dan GTS 2e

👤Retno Hemawati 🕔Kamis 21 Januari 2021, 22:20 WIB
Dilengkapi dengan fitur kesehatan dan kebugaran, mengombinasikan  antara gaya dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya