Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
"Jadi, kalau dulu hanya mengenkripsi lalu meminta tebusan, kalau sekarang habis dienkripsi lalu diambil juga datanya. Kalau tidak dibayar akan disebar datanya."
Ransomware kini tidak hanya mengenkripsi, tetapi mereka juga mengeksfiltrasi data lalu meminta tebusan dalam pemerasan ganda dengan waktu yang terbatas, biasanya 72 jam.
Keamanan siber yang kuat dan terintegrasi, harus menjadi fokus utama bagi perusahaan finansial,
Bank Indonesia (BI) menuntut seluruh Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) termasuk BSI meningkatkan ketahanan sistem informasi dan segera memulihkan layanan jika terjadi insiden gangguan.
Kelompok peretas Lockbit mengklaim telah meretas sistem IT BSI dan menyebarkan 15 juta data nasabah di situs gelap (dark web) karena diduga tidak mencapai titik temu selama proses negosiasi.
SEBANYAK 15 juta data nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) diisukan dicuri oleh kelompok hacker LockBit 3.0. Isu itu akan menjadi bahan penyelidikan Polri.
Mabes Polri masih menunggu laporan terkait serangan siber terhadap Bank Syariah Indonesia (BSI). Laporan diperlukan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Harus ada langkah-langkah mitigasi untuk mencegah munculnya aksi kejahatan terhadap nasabah dengan penyalahgunaan data pascaserangan ransomware.
KETUA Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi sangat prihatin terhadap rapuhnya perlindungan data pribadi yang di kelola oleh lembaga publik dan lembaga komersial lainnya.
Etikah Karyani mengatakan mengatakan serangan siber ransomware LockBit 3.0 terhadap Bank Syariah Indonesia (BSI) perlu dipastikan apakah hanya sekadar ancaman atau ada yang dituju.
Peretasan dan phishing dengan malware, ransomware, doxing, hingga social engineering kian mengancam keamanan baik individu maupun instansi. Ini pengertian, perbedaan, dan karakternya.
Bank Syariah Indonesia (BSI) memastikan bahwa data dan dana nasabah dalam kondisi aman. Semua transaksi pun dalam kondisi normal tanpa ada gangguan.
Kelompok hacker LockBit mengaku sudah merilis seluruh data publik milik Bank Syariah Indonesia (BSI) ke dark web.
Keamanannya dipertanyakan karena diserang ransomware, nasabah BSI diminta untuk melakukan pembaharuan atau update data secara berkala sebagai bentuk penguatan keamanan akunnya.
Menurut Komisaris BSI Masduki Baidlowi, pihaknya tengah mempertimbangkan pemberian sanksi bagi direksi bank syariah terbesar di Indonesia tersebut.
Komisaris PT BSI tengah membahas terkait sanksi yang akan diberikan kepada para direksi atas kasus kebobolan data nasabah BSI
BSI diminta terbuka dan transparan mengenai kejadian yang meresahkan publik belakangan ini. Keterbukaan dan penjelasan yang menyeluruh diperlukan agar kepercayaan masyarakat tak luntur.
BANK Syariah Indonesia (BSI) kembali menyatakan bahwa saat ini seluruh layanan perbankan perseroan sudah berangsur normal dan pulih.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berjanji akan menyelesaikan pelunasan biaya calon jemaah haji tahun 2023 yang masih tersisa hari ini, Jumat (12/5),
DIREKTUR Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi menyampaikan seluruh layanan perbankan BSI sudah kembali normal pada hari ini.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved