Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Pelemahan rupiah juga masih dipengaruhi oleh masih adanya keraguan mengenai hubungan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang diperkirakan masih berpotensi memanas.
Dolar yang melemah dianggap sebagai sinyal positif bagi rupiah. US dolar terhadap rupiah IDR merosot 0,43% di hari Senin (3/12).
AS-Tiongkok sepakat mencegah eskalasi perang tarif dengan tidak mengenakan tarif baru antara dua belah pihak selama 90 hari. Dalam kurun waktu itu, AS-Tiongkok juga akan mencari solusi perdagangan dan beberapa isu seperti transfer teknologi, reformasi struktural dan proteksi properti intelektual.
Dalam satu bulan pun terjadi aksi beli asing (net foreign buy) di pasar saham sebesar Rp10,27 triliun.
Dalam catatan pengawasan yang disiapkan untuk KTT G20 mendatang, IMF juga menekankan bahwa ada "kebutuhan mendesak" untuk mengurangi ketegangan perdagangan dan memodernisasi sistem perdagangan global.
Dampak negatif atau yang disebut dengan second round effect terjadi, contoh Darmin, ketika Amerika mengenakan bea masuk terhadap produk ekspor dari Indonesia.
Indeks harga saham gabungan Rabu (28/11) dibuka pada level 6.027,5 menguat 0,18% dari penutupan sebelumnya 6.013,59.
Keberanian yang dimaksud Jokowi bukan besaran kenaikkannya melainkan kejutan yang diberikan.
Defisit transaksi berjalan pada kuartal III-2018 berpotensi mencapai di atas 3% dari PDB, batas aman besaran defisit. Namun, ia menilai hal tersebut tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
Salah satu faktor positif yang beredar di global yakni Tiongkok siap untuk berdiskusi dengan Amerika Serikat dan bekerja sama untuk menyelesaikan perseteruan perdagangan.
Keberatan soal penerapan pajak sarang burung walet harus mendapat perhatian pemerintah Tiongkok. Jangan sampai diabaikan karena merugikan pelaku bisnis Indonesia.
Apakah tekanan perang dagang akan semakin tinggi, atau hasil dari pertemuan antar Presiden AS dan Tiongkok akan memberi hasil lebih positif.
Pergerakan rupiah dibayangi oleh kekhawatiran terhadap perang dagang yang masih terus berlanjut.
Bursa saham Wall Street sempat tidak stabil hingga merosot ke zona merah. Namun kemudian kembali menguat, meski sepanjang pekan ini terkoreksi 4%.
OJK juga akan mempromosikan pendalaman pasar keuangan dengan meningkatkan sisi suplai dari sisi permintaan, serta infrastruktur yang mendukung.
Menurut Darmin ketegangan perang dagang yang terjadi saat ini sudah tidak bisa dihentikan lagi. Jika sebelumnya perang dagang diprediksi selesai pada kuartal I-2019, namun kelihatannya ketidakpastian perang dagang masih akan berlanjut.
Ketegangan perdagangan masih membebani sentimen global dan The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga lagi pada bulan Desember. Sementara keputusan Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga dapat menawarkan ruang bernafas rupiah.
Dalam mengurangi dampak global, lanjut dia, OJK mendukung penuh upaya pemerintah, antara lain penjadwalan ulang proyek infrastruktur non-strategis dengan konten impor tinggi, penggunaan biosolar (B20), dan peningkatan tarif PPh impor produk konsumsi.
Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (23/9), mengatakan bahwa kabar mengenai Tiongkok membatalkan pembicaraan tarif dan perdagangan tingkat menengah dengan Amerika Serikat membuat aset mata uang berisiko kembali mengalami tekanan.
Perubahan rencana sejalan dengan kebijakan Trump yang mengenakan tarif tinggi kepada Tiongkok.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved