Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Rangkaian perundingan terakhir berakhir Jumat (15/2) di Beijing tanpa kesepakatan.
Tekanan untuk mencapai kesepakatan sebelum batas waktu gencatan senjata pada 1 Maret 2019, perlahan mereda. Apalagi, Presiden AS Donald Trump, mengindikasikan pihaknya terbuka untuk memperpanjang gencatan senjata perdagangan.
Presiden Tiongkok Xi Jinping akan bertemu delegasi AS hari jumat di sela-sela perundingan dagang tingkat tinggi yang dimulai senin lalu oleh perundingan tingkat wakil menteri.
Kombinasi apresiasi dolar dan kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan global mungkin menekan rupiah di jangka pendek.
Pergerakan indeks masih akan dipengaruhi sentimen global terutama kesepakatan antara Tiongkok dan US serta data CAD Indonesia yang kurang baik.
Efek perang dagang Tiongkok dan AS akan mempengaruhi perdagangan global, lanjut Lana, mulai terlihat.
Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Rabu (6/2), mengatakan pasar optimistis terhadap pertemuan AS dan Tiongkok mengenai perang dagang dapat mencapai kesepakatan menjelang batas akhir gencatan perang dagang kedua negara.
Sejumlah sumber yang dekat dengan perundingan mengungkapkan sejauh ini pejabat Tiongkok terbilang sulit memenuhi tuntutan utama AS.
Perundingan AS-Tiongkok digelar pada 30 Januari.
Pada 2019, ada investor Tiongkok yang bakal menanamkan modalnya sebesar Rp10 triliun di sektor industri tekstil.
Perwakilan kedua negara akan bertemu dalam waktu dekat.
Surplus perdagangan untuk ekonomi terbesar kedua di dunia itu turun 16,2% menjadi US$351,76 miliar, karena impor naik 15,8% sementara ekspor naik 9,9%.
Bank Dunia mengeluarkan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini.
Pertemuan kedua negara untuk membicarakan lanjutan gencatan senjata yang sudah disepakati.
Perusahaan memprediksi ada pengurangan keuntungan senilai Rp130 triliun
Sementara dari dalam negeri, menurut Alfiansyah, neraca perdagangan November yang tercatat defisit menambah beban bagi IHSG.
Melihat kondisi global yang diliputi ketidakpastian ini, pemerintah terus memperkuat daya saing ekspor dengan memberikan insentif kepada eksportir agar gairah sektor perdagangan tidak melemah.
Mata uang rupiah mampu bertahan di area penguatan terhadap dolar AS menyusul berkurangnya kekhawatiran akan perang dagang.
Penguatan bursa saham global, termasuk IHSG seiring optimisme menurunnya tensi perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok setelah dikabulkan permohonan pembebasan penahanan petinggi perusahaan telekomunikasi Tiongkok Huawei.
BI melakukan intervensi di pasar valas, sehingga membuat rupiah kembali bergerak di area positif setelah dalam beberapa hari terakhir ini mengalami tekanan.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved