Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER berinisial AMS dan istrinya berinisial SSJH yang menganiaya asisten rumah tangga (ART) berinisial SR di Pulogadung, Jakarta Timur, sering memotong gaji
POLISI menangkap dokter berinisial AMS, 41, dan istrinya, SSJH, 35, yang menganiaya asisten rumah tangga (ART) berinisial SR, 24, di Jalan Kunci, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur.
DUA anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku dianiaya dua oknum anggota polisi.
Seorang oknum guru honorer di SD Fatma Kenanga di Kota Bengkulu diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang siswa berinisial NA.
Dari pemeriksaan, korban Parwata mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri dan luka robek di lengan kiri hingga merenggut nyawanya.
Orangtua korban baru mengetahui selama ini baby sitternya suka memukul dan menganiaya anaknya.
Pria berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu) itu bertugas sebagai Kanit Intelkam Polsek Lingga Bayu.
Kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang balita di Bekasi menjadi sorotan nasional karena kejamnya tindakan yang dilakukan oleh kedua orang tua kandung korban sendiri.
POLISI mengungkap balita berinisial RMR yang tewas terbungkus kain sarung di Bekasi sering dianiaya orangtuanya. Penyebabnya hanya sepele sepertiĀ kerap buang air besar (BAB) di celana.
Aidil Zacky Rahman (AZR) alias Zack alias Kidoy (19), dan Sinta Dewi (SD) (22) merupakan orang tua keji pembunuh balitanya yang baru berusia 3 tahun.
Pelaku ibu menganiaya korban dengan cara menampar mulut korban sebanyak dua kali. Sang ibu juga menampar pada bagian pipi korban sebanyak 1 kali.
Karyawan berinisial AR yang berkerja di perusahaan teknologi dan game diduga menjadi korban penganiayaan oleh bosnya. Peristiwa itu terjadi di kantor yang terletak di Kabupaten Bekasi.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor menyayangkan laporan adanya anggotanya yang diduga dianiaya oleh oknum anggota polisi di pelabuhan Yosudarso Ambon.
George Sugama Halim anak bos toko roti penganiaya pegawainya menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Polri Said Sukanto, Jakarta Timur, Jumat (20/12).
Hasbiallah Ilyas, meminta pihak kepolisian untuk tidak serta-merta percaya dengan informasi yang menyebutkan bahwa Georgo Sugama Halim menderita gangguan jiwa.
Polisi juga tidak mendapatkan keterangan dari saksi yang mengetahui kejadian penganiayaan tersebut. Ia menyebut saksi tidak menghadiri permintaan pemeriksaan yang dilayangkan kepolisian.
Budi enggan memerinci cara pihaknya memeriksa aset Dedy. Masyarakat diperbolehkan memberikan data tambahan jika memiliki informasi soal aset ayah Dokter Koas Lady Aurelia Pramesti.
DWI Ayu Darmawati (19) korban penganiayaan anak bos toko roti, George Salim mengaku sempat ditipu oleh oknum pengacara saat menjalani proses hukumnya di kepolisian.
Kepergian tersangka ke Sukabumi, Jawa Barat, bersama kedua orangtuanya, selain ketakutan karena adanya ancaman, juga adanya informasi tentang tawaran pengobatan.
Anggota Komisi III DPR RI meminta kepolisian bergerak cepat menangani kasus dugaan penganiyaan yang dilakukan bos toko roti di Cakung, Jakarta Timur.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved