Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Chico mengatakan penganiayaan oleh sejumlah anggota TNI ini harus diekspos secara luas. Ia ingin masyarakat melihat dan menyadari konsekuensi jika salah memilih di Pemilu 2024.
Ketua PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mendesak Pangkima TNI tuntaskan kasus penganiayaan oknum TNI terhadap relawan Ganjar - Mahfud.
Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD, meminta oknum anggota TNI yang menganiaya relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali, Jawa Tengah, segera ditindak.
Ganjar Pranowo janji akan mengurus kasus penganiayaan relawan oleh oknum anggota TNI Kompi Senapan B Yonif Raider 408/Suhbrastha Boyolali.
Koalisi menilai Panglima TNI dan KSAD gagal menjaga netralitas TNI dalam Pemilu 2024. Rusaknya netralitas harus diperbaiki dengan proses hukum yang adil dan benar.
Aparat kepolisian, TNI beserta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) harus segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini.
DIASPORA Indonesia di Amerika Serikat sesalkan terjadi tindakan kekerasan terhadap relawan yang terjadi di beberapa daerah. Kondisi tersebut mencoreng nama baik Indonesia
Di group WhatsApp ramai beredar relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Boyolali, Jawa Tengah, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum prajurit TNI.
Dua WNA yang terlibat penganiayaan di salon kuku Bali diamankan Imigrasi saat hendak kabur ke negaranya.
Pihak kepolisian terus mengupayakan ibu dari balita tiga tahun yang dianiaya pacar tantenya di Kramat Jati untuk pulang ke Indonesia agar dapat melihat korban secara langsung.
Halimah mengungkapkan kronologi saat sang suami membanting anaknya hingga tewas.
Balita yang dianiaya pacar tantenya, Jumat (15/12) sore, meninggal dunia. Ayah korban meminta pihak kepolisian untuk menghukum pelaku dengan hukuman mati.
POLISI telah mengamankan pria berinisial U (44) yang membanting anak kandungnya, K (11), hingga tewas di Penjaringan, Jakarta Utara.
Kondisi terkini anak berusia tiga tahun berinisial H yang mengalami patah leher akibat dianiaya pria berinisial RA, 29, diungkap. Balita itu masih dalam kondisi tak sadar atau koma.
KISAH pilu anak yang menjadi korban tindak kekerasan orangtua sepertinya tak pernah berhenti.
Video viral di media sosial memuat aksi dugaan penganiayaan yang dialami seorang balita berusia 3 tahun di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Seusai menjalani perawatan di rumah Sakit Siloam Purwakarta, Adliya Waher, 15, pelajar SMK, akhirnya meninggal dunia.
Pelaku pengeroyokan dan penganiayaan diduga seorang Pamen yang menjabat Kasdim Kodim 0504/JS dan seorang Babinsa di Koramil Mampang Prapatan.
Seorang pelajar di kota Medan, Sumatra Utara, diduga dianiaya teman dan alumni sekolahnya. Ini karena korban menolak bergabung ke kelompok geng.
IBU tiri dengan inisial RY, 37 yang diduga menganiaya anaknya NT, 4, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Tangerang Kota.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved