Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Para diplomat NATO mengatakan aliansi Barat siap untuk bernegosiasi dengan Moskow untuk meningkatkan keterbukaan seputar latihan militer.
Utusan dari Washington dan Moskow mengadakan pembicaraan tentang bagaimana mencegah konfrontasi setelah Moskow mengerahkan pasukan di dekat perbatasan Ukraina.
Washington dan Kiev mengatakan 100.000 tentara Rusia yang dipindahkan ke jarak serang dapat mempersiapkan invasi baru terhadap Ukraina.
Kepala Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Uni Eropa Josep Borrell akan mengunjungi garis depan Ukraina pada pekan ini guna menunjukkan dukungan untuk Kiev.
Sementara itu Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, ancaman sanksi oleh Washington dan sekutunya dapat menyebabkan putusnya hubungan.
Menlu Jerman Annalena Baerbock mengatakan dia sangat prihatin setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negaranya siap untuk mengambil langkah militer.
Rusia membantah merencanakan invasi dan menuntut jaminan hukum atas keamanannya dari Amerika Serikat dan NATO, menuntut aliansi itu menghentikan ekspansi ke arah timur.
Presiden AS Joe Biden menelepon anggota NATO Eropa Timur pada Kamis (9/12) untuk membahas KTT-nya secara daring dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan kekhawatiran perang di Ukraina.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengumumkan hal itu setelah NATO mengusir sejumlah anggota delegasi Moskow di blok tersebut dengan tudingan spionase.
TALIBAN, pada Senin, memperingatkan bahwa akan ada konsekuensi jika Amerika Serikat dan sekutunya belum meninggalkan Afghanistan setelah pekan depan.
Secara terpisah, Uni Eropa juga mengutuk serangan yang tidak dapat diterima dan setiap tindakan yang akan merusak perdamaian dan stabilitas di kawasan ini.
KEMENTERIAN Pertahanan Jerman mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan penarikan pasukan dari Afghanistan yang telah dimulai sejak Mei.
Presiden AS yang baru telah mendesak sesama pemimpin NATO untuk menentang otoritarianisme Tiongkok.
"Salah menilai situasi internasional dan perannya sendiri, dan itu adalah kelanjutan dari mentalitas Perang Dingin dan psikologi politik kelompok itu yang sedang bekerja,"
Tindakan Tiongkok yang semakin tegas dalam membangun persenjataan nuklir dan kemampuan antariksa dan perang siber, kata NATO, mengancam tatanan internasional.
Kedua negara itu mengincar hubungan yang lebih dekat dengan NATO sebagai sebuah benteng untuk melawan ancaman dari negara tetangga raksasa mereka, Rusia.
NATO setuju untuk menyelesaikan misi mereka yang berkekuatan 9.600 orang di Afghanistan setelah Biden membuat seruan untuk mengakhiri perang terpanjang Washington.
"Kami berencana menyelesaikan penarikan pasukan itu dalam tempo beberapa bulan."
Kiev berkomitmen untuk melakukan reformasi pertahanan seperti yang dituntut NATO sebelum mengesahkan keanggotaan mereka.
"Hasil pemilu yang demokratis harus dihormati," imbuhnya mengacu pada hasil pemilu AS yang memastikan Joe Biden mengalahkan Trump.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved