Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Studi terbaru mengungkap metode untuk mendeteksi komet periode panjang (LPC) yang jarang melintas dekat matahari dan berpotensi mengancam Bumi.
Komet C/2024 S1 (ATLAS) telah menghilang setelah menguap saat mendekati perihelion pada 28 Oktober.
Komet Tsuchinshan-Atlas memiliki diameter sekitar dua mil dan ekornya yang panjang memanjang hingga jutaan mil.
Penelitian mengungkap risiko terkena tabrakan dengan asteroid besar di Kawanan Taurid jauh lebih rendah daripada yang diperkirakan sebelumnya.
Menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb, ilmuwan mengamati semburan gas primordial dari centaur 29P/Schwassmann-Wachmann 1.
Komet Tsuchinshan-ATLAS sedang mencapai puncak kecerahannya, menampilkan kepala bintang dan ekor yang panjang.
Dalam dunia astronomi, kehadiran komet terang bisa menjadi peristiwa langka yang mempesona dan menginspirasi.
NASA telah mengungkap temuan awal yang mungkin menjadi petunjuk tentang asal usul kehidupan di Bumi setelah misi bertahun-tahun
Komet setan atau devil comet dengan ukuran Gunung Everest yang masuk ke bagian dalam tata surya 70 tahun sekali dapat terlihat dengan mata telanjang selama beberapa minggu ke depan.
Pons-Brooks saat ini berada di konstelasi Hercules dan dapat diamati dari arah Timur-Utara-Timur pada ketinggian 36 derajat di atas ufuk.
Bagi para pengamat bintang, komet ini paling mudah diamati pada hari Sabtu dan Minggu ini, khususnya di Belahan Bumi Utara.
Apa itu komet? Berikut penjelasan, ciri-ciri, jenis, dan nama komet yang pernah dilihat manusia.
Teori tersebut muncul setelah para peneliti menguji sampel asteroid yang dikumpulkan dari misi luar angkasa Hayabusa Jepang.
Pembahasan kita kali ini akan dibatasi pada benda langit yang memberi banyak pengaruh terhadap kehidupan di Bumi. Apa saja itu? Yuk belajar benda langit dalam Tata Surya.
Pengamat bintang akan dapat membedakan antara komet dan bintang di sekitarnya karena akan ada jejak debu yang mengikutinya.
Andi mengatakan komet C/2022 E3 (ZTF) hanya melintas satu kali dalam seumur hidup karena orbitnya yang berbentuk hiperbola.
Komet merupakan benda langit yang terdiri dari kumpulan debu dan membeku saat berada jauh dari matahari.
Dengan fenomena komet melintas bumi, melalui riset dapat dipelajari kemungkinan jatuhnya komet tersebut ke bumi.
Diameternya kurang lebih sekitar satu kilometer, sementara orbitnya berbentuk lonjong (elips).
Pristine, dalam istilah astronomi, menggambarkan komet yang tidak pernah cukup dekat dengan sebuah bintang sehingga material maupun bentuknya tidak/belum berubah
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved