Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebelum berangkat umumnya simpatisan IS harus melalui pembaiatan setia terhadap IS dan melepaskan kesetiaan dari NKRI.
Mereka bepotensi pindah ke negara lain atau mencari tempat baru untuk kembali membentuk kekuatan.
Anak-anak yatim piatu itu merupakan tanggung jawab negara. Sebab, mereka telah menjadi anak terlantar karena sudah tidak memiliki ayah dan ibu.
Mahfud akan mengecek Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) terkait pemblokiran paspor milik WNI yang terbukti terlibat sebagai foreign terorist fighter (FTF) di Islamic State (IS)
Meski pemerintah sedang melakukan proses pemblokiran, Mahfud enggan merinci jumlah dan nama-nama WNI yang terlibat dalam FTF. Menurutnya data tersebut tidak untuk disebarluaskan.
Mahfud pun meminta publik untuk memaklumi jika data yang dimiliki pemerintah berubah-ubah lantaran pemerintah mendata orang-orang yang lari dari negaranya.
Yasonna menambahkan 200 WNI yang telah diverifikasi tersebut artinya berpaspor Indonesia dan identitasnya sudah jelas
PEMERINTAH diminta matang mempertimbangkan pemu-langan anak-anak berkewarganegaraan Indonesia eks anggota Islamic State (IS).
Negara juga telah mengantisipasi berbagai potensi masuknya WNI mantan anggota ISIS, termasuk lewat jalur bebas visa dari Singapura.
Pemerintah, sambung dia, terus memutakhirkan data perkembangan segala aspek untuk pemulangan anak yatim eks IS.
Tetapi mengenai teknis penjemputan dan pembinaan yang akan dilakukan nanti, ia belum dapat memastikan sebab proses itu masih dikoordinasikan.
Tujuannya mencegah mereka kembali ke Indonesia.
Kerja sama informasi ihwal radikalisme dan terorisme dengan intelijen negara lain sangat penting lantaran pergerakan aktor radikalisme lintas negara.
Pemerintah akan mengeluarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) untuk mencabut status WNI dari warga negara yang terafiliasi jaringan terorisme.
Anak-anak itu harus dipastikan bersedia dipisahkan dari orangtua mereka. Dalam konteks ini penting bagi mereka untuk memahami mengapa mereka dipisahkan dari orangtua mereka.
Alasannya tentu kemanusiaan. Kalau dasarnya itu tentu kita semua dukung karena anak-anak itu harus punya masa depan yang jelas.
Demi pertimbangan kemanusiaan, wacana pemulangan anak-anak kombatan IS patut didukung, tapi perlu dilakukan dengan kehati-hatian.
Menurut Agus, para kombatan IS tersebut sudah bukan WNI lagi. Apalagi, lanjutnya, mereka membakar paspornya saat bergabung dengan kelompok teroris tersebut.
Gayus menilai hal itu merupakan kewenangan pemerintah demi terjaminnya keamanan negara dan rasa aman seluruh rakyat Indonesia.
Bamsoet meminta kepada pemerintah, apabila memutuskan untuk memulangkan anak-anak eks WNI tersebut maka diperlukan strategi serta persiapan secara matang.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved