Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG memperingatkan ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung dan sambaran petir di sejumlah daerah di Jawa Tengah.
Faktor pemicu cuaca ekstrem meliputi adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia selatan Pulau Jawa.
Potensi cuaca ekstrem hanya di tiga daerah, namun warga tetap diminta untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
BMKG telah merilis prakiraan cuaca untuk Selasa, 18 Maret 2025. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai cuaca ekstrem
Menurut BMKG, sebanyak 38 kota besar di Indonesia, akan mengalami potensi berawan tebal, hujan ringan, hujan sedang, hingga hujan disertai petir.
Saat ini, sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur berada pada periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau atau pancaroba.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini sebelum berangkat, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan pribadi,"
Meskipun air laut pasang (rob) mereda, hujan ringan dan gelombang tinggi juga kembali berpotensi di perairan utara mencapai 0,5-2,5 meter.
"Adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia selatan Pulau Jawa menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan dan belokan angin di wilayah Jawa Tengah,"
Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen berpotensi mengalami cuaca ekstrem.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem pada Kamis, 13 Maret 2025, di berbagai wilayah Indonesia.
Bada Meteorologi, Klimatologi, dan Geoifisika (BMKG) memprakirakan cuaca yang akan terjadi di wilayah Jawa Barat pada Kamis, 13 Maret 2025.
BMKG telah merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 12 Maret 2025. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan ringan hingga banjir ROB
SEBANYAK 2,4 ton garam atau NaCl disemai di langit Jakarta pada hari pertama operasi modifikasi cuaca (OMC).
HUJAN deras disertai angin kencang hingga turunnya kerikil es terjadi di Kelurahan Kersanagara, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
BMKG mulai melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di sebagian besar wilayah Jawa Barat untuk mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi akibat curah hujan yang tinggi.
BMKG) bakal memperpanjang operasi modifikasi cuaca (OMC) hingga dasarian II atau 10 hari kedua Maret, masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang diprediksi berpotensi terjadi saat lebaran
Cuaca ekstrem masih bisa terjadi hingga awal April, terutama saat arus mudik dan arus balik Lebaran.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya sudah meminta BPBD untuk melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC), salah satunya untuk menanggulangi cuaca ekstrem di Jakarta.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved