Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
GELOMBANG tinggi di perairan dan empat daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem Kamis (20/3), hujan ringan-sedang juga masih berpeluang mengguyur, warga tetap diminta untuk waspadai ancaman bencana hidrometeorologi terutama di daerah rawan bencana.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali memperingatkan ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung dan sambaran petir di sejumlah daerah di Jawa Tengah, Kana hujan dengan intensitas sedang-lebat dan bahkan ektrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir masih berpotensi di sejumlah daerah.
Pada pagi pada umumnya cuaca berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang tidak merata dengan waktu bervariasi berpeluang mengguyur derah Pantura, potensi hujan sedang-lebat bahkan meningkat menjadi ektrem di empat daerah di Jawa Tengah di kawasan pegunungan dan dataran tinggi yakni Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo dan Temanggung.
"Warga tetap diminta untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi, hujan masih berpotensi mengguyur di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N Kamis (20/3).
Berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca pukul 05.00 WIB, lanjut Arif, selain hujan sedang-lebat dan dapat berubah menjadi ekstrem di empat daerah tersebut, hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur daerah Purwokerto, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Kudus, Ungaran, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa serta selebihnya hujan ringan.
Angin bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, ungkap Arif, suhu udara berkisar 19-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen, ketinggian gelombang di perairan utara 1,25-2,5 meter serta di perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini mengatakan gelombang tinggi terjadi baik di perairan utara dan selatan Jawa Tengah tersebut cukup berisiko terhadap kegiatan pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun penyeberangan antar pulau terutama di perairan Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa bagian barat dan timur serta Pati-Rembang.
"Diminta warga veraktivitas di perairan untuk waspada, apalagi kecepatan angin diatas 16 Knot sangat berisiko terhadap pelayaran," imbuhnya.
Sementara itu, bibit siklon tropis 93W di timur Filipina berpotensi persisten dengan arah gerak ke barat laut, membawa dampak di wilayah timur Indonesia.
Banjir monsun telah menyapu bersih seluruh desa, memicu tanah longsor, dan menyebabkan banyak orang hilang.
Sejumlah wilayah diprediksi mengalami kondisi berawan, hujan ringan, hujan sedang, hingga hujan disertai petir, pada Rabu, 20 Agustus 2025.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kepulauan Riau mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Selasa (19/8).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk Selasa, 19 Agustus 2025. Sejumlah wilayah Indonesia diprediksi mengalami cuaca ekstrem.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat beberapa kejadian bencana di pekan kedua bulan Agustus 2025. Data tersebut dihimpun pada periode 11 hingga 12 Agustus 2025
Puluhan hektare lahan bekas terdampak banjir air laut pasang (rob) di Kota Pekalongan juga dikembalikan menjadi lahan sawah.
Provinsi terbaik bukan soal medali, tapi konsistensi. Jawa Tengah unggul di 11 indikator pembangunan
TIM SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki asal Jakarta yang mengalami hipotermia saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Bambangan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
PEMERINTAH bakal memperkuat infrastruktur di Dieng, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mendukung agar pencukuran rambut gimbal Dieng diusulkan sebagai warisan budaya dunia UNESCO.
Tercatat,di Purbalingga, Jawa Tengah, sebanyak 8.691 anak pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga pendidikan kesetaraan belum atau tidak lagi melanjutkan sekolah
Hingga Minggu (17/8) malam, kebakaran yang terjadi di sebuah sumur minyak rakyat di di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora yang terbakar sejak siang belum dapat dipadamkan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved