Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi di perairan dan cuaca ekstrem berpotensi di 26 daerah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi dan Jawa Tengah bagian selatan, Pantura bagian timur dan Solo Raya Sabtu (15/3), waspadai ancaman bencana hidrometeorologi.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali memperingatkan ancaman bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, angin puting beliung dan sambaran petir di sejumlah daerah di Jawa Tengah, karena ancaman cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir masih terjadi di puluhan daerah.
Meskipun air laut pasang (rob) mereda, hujan ringan dan gelombang tinggi juga kembali berpotensi di perairan utara mencapai 0,5-2,5 meter dan selatan Jawa Tengah dengan ketinggian 1,25-2,5 meter, sehingga warga beraktivitas di laut seperti nelayan, pelayaran umum dan kapal tongkang untuk mewaspadai resiko yang terjadi.
"Cuaca ekstrem berpotensi di 26 daerah di Jawa Tengah, ancaman bencana hidrometeorologi di daratan dan gelombang tinggi di perairan sepanjang hari ini," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N Sabtu (15/3).
Pada pagi cuaca cerah berawan dan berawan, lanjut Arif, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur sejumlah daerah secara merata dengan waktu bervariasi mulai dari kawasan pegunungan, bahkan potensi cuaca ekstrem masih berlangsung di puluhan daerah dapat berdampak terjadinya bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca pukul 05.00 WIB, menurut Arif, selain gelombang tinggi di perairan, potensi cuaca ekstrem di 26 daerah di Jawa Tengah yakni Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Temanggung dan Magelang.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi terjadi cuaca ekstrem lainnya, ungkap Arif, meliputi Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Kajen, Slawi, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. Sedangkan daerah lain seperti Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Surakarta, Semarang, Pekalongan dan Tegal berpeluang diguyur hujan ringan-sedang.
"Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 19-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," imbuhnya. (H-2)
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
BERDASARKAN prakiraan cuaca Jawa Tengah hari ini 26 Februari 2026, cuaca ekstrem berpotensi di 18 daerah dan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved