Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PRODUK Domestik Bruto (PDB) Indonesia yang tumbuh sebesar 5,04% (year-on-year/yoy) pada triwulan-III 2025 dinilai menunjukkan ketangguhan ekonomi nasional di tengah dinamika perdagangan internasional.
Seiring dengan langkah pemerintah mendorong agenda pro-pertumbuhan melalui inisiatif berbasis investasi, aktivitas impor diperkirakan akan secara bertahap menguat.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Oktober 2025 sebesar 2,86% secara tahunan
Berbeda dari sensus ekonomi sebelumnya, Sensus Ekonomi 2026 akan menerapkan teknologi digital, geospasial, dan kecerdasan buatan dalam satu sensus untuk pertama kalinya.
PEREKONOMIAN DKI Jakarta tumbuh 4,96% secara tahunan (yoy) pada triwulan III 2025, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan bahwa penurunan konsumsi rumah tangga pada triwulan III 2025 disebabkan oleh faktor musiman.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada tahun 2025 mencapai 75,90, yang menempatkannya dalam kategori tinggi.
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 berada di angka 5,04%.
Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB kuartal III 2025 adalah konsumsi rumah tangga sebesar 53,14%.
KEMENTERIAN Pertanian menyampaikan harga beras kembali menjadi penyelamat stabilitas harga pangan nasional.
Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, masih menjadi kelompok yang mengalami inflasi dua tertinggi.
Inflasi pada Oktober 2025 tercatat meningkat tak terduga setelah Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK).
Berdasarkan data BPS, produksi beras Januari–Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton, meningkat 4,14 juta ton atau naik 13,54% dibanding periode yang sama tahun 2024.
SURPLUS neraca perdagangan Indonesia mulai menyempit di tengah tekanan impor. Hal ini seiring dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat neraca perdagangan September 2025 surplus.
Program MBG yang berjalan selama beberapa bulan terakhir turut mendorong lonjakan permintaan terhadap telur ayam ras dan daging ayam ras.
Komoditas emas perhiasan mencatat inflasi sebesar 11,97% dengan andil yang sama, yaitu 0,21% terhadap inflasi nasional.
Angka surplus tersebut didapat dari nilai ekspor Indonesia mencapai US$209,80 miliar atau setara Rp3.497,7 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.
Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) bukan sekadar agenda statistik. Ia adalah cermin besar yang kita pasang bersama untuk melihat wajah ekonomi rakyat apa adanya, tanpa rias, tanpa filter.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya literasi statistik bagi masyarakat dan generasi muda.
Anggota Komisi X DPR RI Nilam Sari Lawira menegaskan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai pijakan utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan nasional.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved