Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Data Sensus Ekonomi Jadi Fondasi Kebijakan Menuju Indonesia Emas 2045

Media Indonesia
13/11/2025 10:29
Data Sensus Ekonomi Jadi Fondasi Kebijakan Menuju Indonesia Emas 2045
Ilustrasi(MI/Ramdani)

Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Mei hingga Juli 2026 memiliki arti strategis yang jauh melampaui sekadar kegiatan pendataan rutin. SE2026 menjadi upaya nasional untuk memperbarui gambaran besar tentang kondisi perekonomian Indonesia, sebuah potret menyeluruh yang menjadi landasan bagi kebijakan pembangunan jangka panjang.

Sebagai sensus yang digelar setiap satu dekade, SE2026 menyediakan fondasi data yang sangat penting bagi perencanaan ekonomi berbasis informasi akurat dan mutakhir. Hasil sensus inilah yang diharapkan menjadi pijakan dalam menyusun arah pembangunan menuju Visi Indonesia Emas 2045: Indonesia yang maju, kompetitif, serta mampu menjamin keadilan bagi seluruh masyarakatnya.

SE2026 akan memotret seluruh kegiatan ekonomi non-pertanian, di luar kegiatan instansi pemerintah dan aktivitas rumah tangga untuk kebutuhan sendiri. Pendataan mencakup beragam skala usaha, dari mikro dan kecil sampai menengah dan besar, sehingga menghasilkan gambaran mendalam mengenai struktur ekonomi, karakteristik pelaku usaha, dan perkembangan sektor-sektor baru seperti ekonomi digital, ekonomi kreatif, serta ekonomi berbasis lingkungan.

Informasi yang dikumpulkan tidak hanya mencerminkan kondisi ekonomi makro, tetapi juga detail hingga tingkat wilayah administrasi terkecil. Data yang lengkap dan terperinci ini sangat strategis untuk mengidentifikasi sektor-sektor unggulan, mengukur potensi ekonomi wilayah, serta memahami dinamika yang terjadi di masing-masing daerah. Dengan demikian, SE2026 akan menjadi instrumen penting untuk merancang pembangunan yang inklusif, presisi, dan berkelanjutan.

Kontribusi Data SE2026 terhadap Visi Indonesia Emas 2045

Visi Indonesia Emas 2045 bertumpu pada empat pilar besar: peningkatan kualitas manusia serta penguasaan IPTEK, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan penguatan ketahanan nasional serta tata kelola pemerintahan. Data dari Sensus Ekonomi 2026 berperan langsung dalam mendukung tiga pilar pertama.

Melalui informasi rinci tentang tenaga kerja di berbagai sektor, pemerintah dapat menyusun program peningkatan keterampilan, terutama di sektor-sektor yang kekurangan tenaga terampil seperti industri manufaktur berteknologi tinggi. Data sensus juga membantu sinkronisasi kurikulum pendidikan vokasi agar sesuai kebutuhan dunia industri.

Selain itu, pemetaan digitalisasi dan tingkat adopsi teknologi di kalangan UMKM, tulang punggung ekonomi nasional, memberikan dasar kuat bagi kebijakan yang mendorong UMKM naik kelas serta terintegrasi dalam rantai pasok global. Informasi ini menjadi kunci agar insentif fiskal dan kebijakan investasi benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis teknologi dan keberlanjutan.

Mendorong Hilirisasi dan Pemerataan Ekonomi

Hilirisasi industri menjadi agenda pusat untuk memperkuat nilai tambah domestik menuju 2045. SE2026 menyediakan basis informasi detail untuk membantu pemerintah mengidentifikasi celah investasi, memperkuat rantai pasok, dan menciptakan industri bernilai tambah yang tahan terhadap tekanan global.

Di sisi lain, pemerataan pembangunan menjadi syarat penting untuk mewujudkan Indonesia Emas. Melalui SE2026, potensi ekonomi daerah yang selama ini belum tergali dapat terlihat lebih jelas. Pemerintah akan memiliki informasi akurat untuk mendorong pengembangan potensi pariwisata, agroindustri, industri kreatif, dan sektor lain yang dapat menjadi kekuatan baru di luar Pulau Jawa. Dengan demikian, pusat-pusat pertumbuhan ekonomi bisa muncul lebih merata di seluruh wilayah Indonesia.

Mengapa Partisipasi Pelaku Usaha Sangat Penting?

Kepala BPS RI berkali-kali menegaskan bahwa keberhasilan SE2026 sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh pelaku usaha. Data yang dilaporkan dengan benar dan jujur akan menentukan kualitas informasi yang menjadi dasar kebijakan nasional puluhan tahun ke depan.

SE2026 bukan hanya milik BPS, melainkan tanggung jawab bersama sebagai bangsa. Data yang lengkap dan akurat dari sensus ini akan menjadi kompas bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan demografi dan ekonomi global menuju tahun 2045.

Karena itu, seluruh pelaku usaha, besar maupun kecil, didorong untuk berpartisipasi aktif dalam SE2026. Setiap jawaban yang diberikan bukan sekadar memenuhi kewajiban pendataan, tetapi turut menentukan masa depan pertumbuhan ekonomi Indonesia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik