Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
DESIL adalah ukuran statistik yang digunakan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk membagi populasi ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan pengeluaran per kapita. Setiap desil mewakili 10% populasi, mulai dari kelompok dengan pengeluaran terendah hingga tertinggi.
Dalam laporan resmi BPS, desil digunakan untuk menganalisis kondisi ekonomi, ketimpangan, dan tingkat kemiskinan baik di tingkat nasional maupun daerah.
BPS menggunakan desil karena memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:
Dengan kata lain, besaran desil membantu memahami struktur ekonomi masyarakat dari kelompok termiskin hingga terkaya.
Berikut pembagian desil secara lengkap, dimulai dari penduduk dengan pengeluaran terendah hingga tertinggi:
Kelompok 10% penduduk termiskin. Mereka memiliki pengeluaran per kapita paling rendah.
Masih termasuk kelompok ekonomi bawah, tetapi sedikit lebih tinggi dari Desil 1.
Masuk kategori menengah bawah. Pengeluaran umumnya berada sedikit di atas garis kemiskinan.
Kelompok bawah, menengah dengan tingkat kerentanan ekonomi yang masih cukup besar.
Berada di tengah distribusi, sering disebut sebagai kelompok menengah bawah.
Mulai masuk kategori kelas menengah dengan kondisi ekonomi lebih stabil.
Kelompok menengah atas, memiliki pengeluaran di atas rata-rata nasional.
Termasuk 20% penduduk teratas, cenderung berada dalam kategori sejahtera.
Kelompok kaya yang memiliki pengeluaran jauh di atas rata-rata.
10% penduduk terkaya, pemilik pengeluaran per kapita tertinggi.
Penentuan desil dilakukan melalui beberapa langkah:
Desil menjadi rujukan utama pemerintah karena:
Dengan melihat distribusi desil, pembuat kebijakan dapat mengidentifikasi kelompok yang membutuhkan intervensi ekonomi.
Daftar desil menurut BPS memberikan gambaran yang jelas mengenai struktur kesejahteraan masyarakat Indonesia. Pembagian dari Desil 1 hingga Desil 10 membantu pemerintah dan peneliti memahami kondisi ekonomi penduduk, memantau ketimpangan, dan merancang program yang lebih efektif. (BPS/Z-10)
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/YoY).
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebesar 147,91 juta orang.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pelajari variansi: ukuran penyebaran data statistik. Pahami pentingnya, rumus, dan aplikasinya untuk analisis data yang akurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved