Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Daftar Desil Menurut BPS: Pengertian, Pembagian, dan Fungsinya selain untuk Bansos

 Gana Buana
26/11/2025 20:50
Daftar Desil Menurut BPS: Pengertian, Pembagian, dan Fungsinya selain untuk Bansos
Cek desil di aplikasi cek Bansos(Antara)

DESIL adalah ukuran statistik yang digunakan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk membagi populasi ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan pengeluaran per kapita. Setiap desil mewakili 10% populasi, mulai dari kelompok dengan pengeluaran terendah hingga tertinggi.

Dalam laporan resmi BPS, desil digunakan untuk menganalisis kondisi ekonomi, ketimpangan, dan tingkat kemiskinan baik di tingkat nasional maupun daerah.

Fungsi Desil dalam Analisis Ekonomi

BPS menggunakan desil karena memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:

  • Mengukur tingkat kemiskinan secara lebih detail.
  • Menganalisis ketimpangan ekonomi antarpenduduk.
  • Menentukan kelompok sasaran program pemerintah, seperti bantuan sosial.
  • Menjadi dasar perhitungan indikator kesejahteraan, misalnya rasio gini.

Dengan kata lain, besaran desil membantu memahami struktur ekonomi masyarakat dari kelompok termiskin hingga terkaya.

Daftar Desil 1-10 Menurut BPS

Berikut pembagian desil secara lengkap, dimulai dari penduduk dengan pengeluaran terendah hingga tertinggi:

1. Desil 1

Kelompok 10% penduduk termiskin. Mereka memiliki pengeluaran per kapita paling rendah.

2. Desil 2

Masih termasuk kelompok ekonomi bawah, tetapi sedikit lebih tinggi dari Desil 1.

3. Desil 3

Masuk kategori menengah bawah. Pengeluaran umumnya berada sedikit di atas garis kemiskinan.

4. Desil 4

Kelompok bawah, menengah dengan tingkat kerentanan ekonomi yang masih cukup besar.

5. Desil 5

Berada di tengah distribusi, sering disebut sebagai kelompok menengah bawah.

6. Desil 6

Mulai masuk kategori kelas menengah dengan kondisi ekonomi lebih stabil.

7. Desil 7

Kelompok menengah atas, memiliki pengeluaran di atas rata-rata nasional.

8. Desil 8

Termasuk 20% penduduk teratas, cenderung berada dalam kategori sejahtera.

9. Desil 9

Kelompok kaya yang memiliki pengeluaran jauh di atas rata-rata.

10. Desil 10

10% penduduk terkaya, pemilik pengeluaran per kapita tertinggi.

Cara BPS Menentukan Desil

Penentuan desil dilakukan melalui beberapa langkah:

  1. BPS mengumpulkan data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).
  2. Data mencakup pengeluaran per kapita sebulan setiap rumah tangga.
  3. Rumah tangga diurutkan dari pengeluaran terendah hingga tertinggi.
  4. Populasi dibagi menjadi 10 bagian sama besar (masing-masing 10% penduduk).
  5. Batas-batas desil dihitung untuk menentukan posisi setiap rumah tangga.
  6. Karena menggunakan pengeluaran, bukan pendapatan, data desil dianggap lebih stabil dan mencerminkan pola konsumsi masyarakat.

Mengapa Desil Penting untuk Kebijakan Publik?

Desil menjadi rujukan utama pemerintah karena:

  • Membantu merancang program perlindungan sosial yang tepat sasaran.
  • Menjadi dasar dalam menentukan kelompok masyarakat rentan.
  • Menunjukkan dinamika ketimpangan dari waktu ke waktu.
  • Mendukung perencanaan pembangunan baik di skala nasional maupun daerah.

Dengan melihat distribusi desil, pembuat kebijakan dapat mengidentifikasi kelompok yang membutuhkan intervensi ekonomi.

Kesimpulan

Daftar desil menurut BPS memberikan gambaran yang jelas mengenai struktur kesejahteraan masyarakat Indonesia. Pembagian dari Desil 1 hingga Desil 10 membantu pemerintah dan peneliti memahami kondisi ekonomi penduduk, memantau ketimpangan, dan merancang program yang lebih efektif. (BPS/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya