Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SURPLUS neraca perdagangan Indonesia mulai menyempit di tengah tekanan impor. Hal ini seiring dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat neraca perdagangan September 2025 surplus.
Program MBG yang berjalan selama beberapa bulan terakhir turut mendorong lonjakan permintaan terhadap telur ayam ras dan daging ayam ras.
Komoditas emas perhiasan mencatat inflasi sebesar 11,97% dengan andil yang sama, yaitu 0,21% terhadap inflasi nasional.
Angka surplus tersebut didapat dari nilai ekspor Indonesia mencapai US$209,80 miliar atau setara Rp3.497,7 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.
Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) bukan sekadar agenda statistik. Ia adalah cermin besar yang kita pasang bersama untuk melihat wajah ekonomi rakyat apa adanya, tanpa rias, tanpa filter.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya literasi statistik bagi masyarakat dan generasi muda.
Anggota Komisi X DPR RI Nilam Sari Lawira menegaskan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai pijakan utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan nasional.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Agustus 2025, nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 185, 13 miliar, tumbuh 7,72% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
BPS diminta membantu menghitung dampak ekonomi dan sosial dari kebijakan satu data khususnya di bidang energi dan sumber daya mineral.
DEINDUSTRIALISASI dini dialami oleh Indonesia pascareformasi terjadi. Kontribusi industri manufaktur terhadap PDB Indonesia menurun dari 32% (2002) menjadi 18,98% (BPS, 2024).
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 403 gempa bumi terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) sepanjang September 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2025 kembali mencatat surplus sebesar US$5,49 miliar atau setara sekitar Rp91,56 triliun (kurs Rp16.685).
DEPUTI Bidang Statistik Produksi Badan Pusat Statistik (BPS) M. Habibullah menyampaikan, komoditas beras menjadi salah satu faktor peredam inflasi pada September 2025.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi September 2025 sebesar 0,21% (month-to-month/mtm).
Kekuatan data BPS sangat penting karena dapat digunakan oleh berbagai pihak, mulai dari kementerian, investor, lembaga swadaya masyarakat, hingga akademisi.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/9), BPS mengungkapkan bahwa tren kenaikan produksi beras berlangsung konsisten sejak awal tahun.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor sektor pertanian Indonesia terus menunjukkan tren positif.
DEPUTI Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini menyampaikan sepanjang Januari-Juli 2025 total nilai ekspor Indonesia mencapai US$160,16 miliar.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa pada Agustus 2025 terjadi deflasi sebesar 0,08% atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK).
Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatat surplus sebesar US$4,18 miliar atau senilai Rp68,89 triliun (kurs Rp16.481).
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved