Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Perindustrian mengajak generasi muda beperan aktif dalam membangun industri nasional yang berdaya saing global. Hal ini sebagai upaya merebut peluang dari bonus demografi.
Untuk dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, para pemuda harus memiliki karakter yang kuat serta pikiran dan jiwa yang besar.
Indonesia disebut belum bisa menikmati bonus demografi karena kulitas pendidikan dalam hal ini sumber daya manusia kita masih terbatas
Perlu kerja sama strategis dari pemerintah, BP Tapera, perbankan, dan pengembang dalam memanfaatkan peluang itu.
PERLUNYA memanfaatkan peluang di sektor industri untuk menyerap bonus demograsi. Hal ini mengingat sebagian besar latar belakang pekerja Indonesia masih berpendidikan SD, SMP, SMA.
Hasto menegaskan, kependudukan adalah faktor penentu keberhasilan pembangunan.
Penggabungan antara tradisi lisan dan ekonomi kreatif menjadi salah satu yang bisa dilakukan untuk menekan angka pengangguran.
Pada tahun 2020-2024, Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Suatu kondisi dimana suplai tenaga kerja jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Lewat sektor ini akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan untuk generasi muda.
Kaum anak muda yang merupakan bonus demografi tidak bisa dilepaskan dari para pendahulunya yang mengawal program KB sejak 1970-an dengan berkesinambungan sampai sekarang.
BONUS demografi yang berpotensi didapat Indonesia tidak dapat diraih secara otomatis.
Hasto menjelaskan, untuk dapat mencapai bonus demografi, maka pembangunan keluarga harus disiapkan dengan memperhatikan faktor biologis, ekonomis, dan psikologis.
Pemuda mendapat posisi strategis dalam mewujudkan mimpi Indonesia emas. Namun, masih banyak 'jebakan' yang dihadapi para pemuda Indonesia yang merupakan tanggung jawab bersama.
Pengamat kebijakan publik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Riswanda menilai RUU Cipta Kerja berupaya menyeimbangkan berbagai kepentingan dalam menciptakan lapangan kerja
"Kenapa RUU Cipta Kerja dibuat oleh pemerintah? Itu karena kita ada tendesi atau ancaman bonus demografi," ujar Hemasari,
Toleransi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk gizi buruk adalah 10% dan stunting 20%, sementara Indonesia masih 30%.
BKKBN memiliki tugas khususnya dlaam hal pencegahan seperti pengaturan jarak kehamilan, penundaan usia pernikahan dan mencegah hamil terlalu tua
Sudah saatnya generasi milenial memikirkan masa depan karena akan menjadi tulang punggung ekonomi bangsa dalam beberapa tahun ke depan.
Jumlah pembangunan perumahan di Indonesia dinilai masih tertinggal dibanding peningkatan angka masyarakat usia produktif.
Bahkan di era Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin pun peran generasi milenial telah diakomodasi menjadi staf khusus.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved