Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA sedang dalam proses memasuki bonus demografi di 2025–2030. Jumlah penduduk Indonesia di proyeksikan terus meningkat dari 238,5 juta jiwa pada 2010 akan menjadi 305,6 juta jiwa pada 2035.
Diperkirakan pada 2045, pemuda yang dalam usia produktif saat ini akan menjadi generasi emas. Mereka inilah yang saat ini dipersiapkan untuk menggerakkan perekonomian Indonesia kelak di masa depan.
Di level pemerintahan, penggagas KAHMI Institute Kamrussamad mengatakan, sudah mulai muncul pemimpin milenial. Bahkan di era Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin pun peran generasi milenial telah diakomodasi menjadi staf khusus.
"Pemerintah saat ini telah mempersiapkan generasi muda sebagai pemimpin masa depan, salah satunya dengan memberi ruang kepada anak muda di pemerintahan. Potensi anak muda memang harus di perhitungkan karena kaum milenial memiliki idealisme dan apabila diberikan kesempatan maka mereka akan dapat membuktikan kemampuan yang di milikinya," kata Kamrussamad dalam ajang Leadership Outlook 2020, seperti dalam keterangan tertulisnyam
Ia berharap dengan pelibatan generasi milenial tersebut, dapat membangun bangsa Indonesia dengan memiliki fondasi utama yaitu kemandirian dan entrepreneurship. Di sisi lain, para milenial pun harus bisa mengikuti perkembangan teknologi dan globalisasi dunia.
Baca juga : stana Bertabur Milenial
Kamrussamad menjelaskan, di era generasi milenial, pemerintahan yang efektif akan terwujud apabila para pemimpin dapat memenuhi kualifikasi-kualifikasi sebagai pemimpin yang kredibel, mempunyai kemampuan, intelektual, dan visi yang jauh ke depan. Namun pemimpin yang baik juga harus memiliki integritas, kejujuran, dan kesetiaan pada kepentingan rakyat.
"Potret pemimpin potensial membutuhkan kinerjanya yang baik dengan merencanakan dan mengorganisasikan sumber daya yang ada untuk mencapai kinerja yang optimal. Keberhasilan kepemimpinan di pengaruhi oleh gaya kepemimpinan yang di terapkan," ujarnya.
Potret kepemimpinan transformatif menjadi tipe pilihan ideal dan semakin dekat dengan yang di harapkan masyarakat. Gaya kepemimpinan terbuka, dinamis dan komunikatif menjadi ciri yang menarik pemimpin millennial.
Salah satu representasi generasi milenial yang mampu merangsek ke tampuk kepemimpinan ialah Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak. Sebelum memenangkan Pilkada Jatim 2018 bersama dengan Khofifah Indar Parawansa, Emil merupakan Bupati Trenggalek 2016-2019.
"Dengan spirit kepemudaan yang saya miliki yang kerap haus akan inovasi dan kreativitas, maka dalam menjalankan amanah ini, saya akan berusaha untuk berinovasi dan berkreasi di segala bidang, agar pemenuhan kebutuhan warga Jawa Timur dapat cepat tercapai," kata Emil. (RO/OL-7)
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Potensi bonus demografi 2045 terancam gagal total jika usia produktifnya lumpuh akibat utang dan mentalitas instan.
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Jika bonus demografi ini bisa dikapitalisasi dengan benar, negara akan bisa melakukan saving dan reinvestasi setiap tahun.
Saat bonus demografi, terjadi surplus usia produktif yang sangat tinggi. Angkanya rata-rata 70% dari keseluruhan jumlah penduduk usia produktif.
Meski tingkat pengangguran terbuka turun ke angka 4,7%, jumlah absolut pengangguran justru meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved