Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Tiga sektor yang berkontribusi tertinggi, salah satunya pertanian. Ini terlihat dari besaran distribusi dan andil pertanian yang mencapai 12,98% atau tumbuh meyakinkan sebesar 1,37%.
Saat ini pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi, dan menyiapkan pangan Indonesia menghadapi ancaman krisis pangan global.
Di tengah tekanan inflasi global, BPS mengungkapkan, ekonomi Indonesia tumbuh impresif sebesar 5,44% secara year on year (yoy) pada kuartal II 2022.
Di Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Asahan, harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di tingkat petani juga masih rendah di kisaran Rp1.100 – Rp1.500/kg.
BERDASARKAN data BPS,angka infasi Jateng turun 0,69 persen dari bulan sebelumnya 4,97 persen menjadi 4,28 persen.
Berdasarkan survei BPS terhadap 10.040 rumah tangga yang menjadi responden, diperoleh nilai Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) naik 0,05 poin menjadi 3,93.
Peningkatan inflasi disebabkan kenaikan harga komoditas pangan dan energi di level global. Serta, faktor anomali cuaca yang berdampak pada produksi kebutuhan pokok.
Provinsi Jawa Tengah berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,32% poin, dari sebelumnya 11,25% (September 2021), menjadi 10,93% (Maret 2022).
Jumlah penduduk miskin yang ada totalnya 4,69 persen dari total jumlah penduduk Jakarta. Angka itu berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada Maret 2022.
Data BPS menyatakan bahwa jumlah penduduk miskin di Lampung pada Maret 2022 turun menjadi 11,57%, jika dibandingkan periode September 2021.
BPS melansir tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur dengan Gini Ratio, meningkat lebih tinggi di perkotaan dibandingkan di perdesaan.
Sektor pertanian tercatat membukukan ekspor senilai US$360 juta pada Juni kemarin.
Pada Juni 2022, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus US$5,09 miliar, yang memperpanjang rentetan kinerja positif perdagangan dalam 25 bulan terakhir.
BPS sebut ekonomi Indonesia mulai membaik, terlihat dari tingkat kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan dari 9,71% di September 2021 menjadi 9,54% di Maret 2022.
Secara tahunan, inflasi komponen inti tercatat mencapai 2,63% dan dari Januari-Juni 2022 mencapai 1,82%.
Penyebab lonjakan inflasi karena cuaca esktrem yaitu hujan masih turun sepanjang Juni kemarin dan berdampak pada wilayah sentra produksi hortilkultura.
Tujuan sensus penduduk lanjutan yakni memperkirakan jumlah, distribusi dan komposisi penduduk, serta memperoleh data untuk penghitungan parameter demografi.
BRIN, BKKBN dan BPS akan menyelenggarakan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2022.
Ekspor sektor pertanian naik sebesar 13,34% yaitu dari US$1,63 miliar menjadi US$1,84 miliar.
Pada Mei 2022, nilai ekspor Indonesia tercatat US$21,51 miliar, atau turun 21,29% dari capaian April 2022 sebesar US$27,32 miliar.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved