Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Puasa 40 Tahun, Como Kembali Cicipi Perempat Final Coppa Italia

Dhika Kusuma Winata
28/1/2026 14:13
Puasa 40 Tahun, Como Kembali Cicipi Perempat Final Coppa Italia
Ilustrasi(comofootball.com)

Penantian panjang Como 1907 selama empat dekade akhirnya berakhir. Klub yang bermarkas di tepi Danau Como itu memastikan langkah ke perempat final Coppa Italia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun usai menaklukkan Fiorentina 3-1 di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Rabu (28/1).

Kemenangan 3-1 menegaskan kebangkitan Como di ajang domestik sekaligus mengakhiri penantian 40 tahun mereka untuk kembali mencicipi perempat final Coppa Italia. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Como menantang Napoli pada babak delapan besar. 

Tim asuhan Cesc Fabregas tampil efektif dan bangkit setelah sempat tertinggal, dengan gol-gol dicetak oleh Sergi Roberto, Nico Paz, dan Alvaro Morata yang kembali merumput setelah absen.

Adapun Fiorentina datang ke laga ini dalam kondisi kurang ideal usai menelan kekalahan mengejutkan dari Cagliari di Serie A, kekalahan pertama mereka pada 2026.

Sejumlah pemain utama absen akibat cedera, sementara beberapa rekrutan anyar mendapat kesempatan tampil sejak menit awal. Fabregas juga melakukan rotasi setelah kemenangan besar atas Torino di laga sebelumnya.

Como sempat mendapat peluang awal lewat debutan muda Luis Balbo yang hampir mencetak gol dalam lima menit pertama. Namun, Fiorentina justru membuka keunggulan lebih dulu. Roberto Piccoli memanfaatkan umpan rendah dari sisi kanan untuk menaklukkan kiper Jean Butez, gol yang menjadi perayaan manis ulang tahunnya yang ke-25.

Tekanan Fiorentina tak bertahan lama. Como menyamakan kedudukan dalam situasi kemelut dari sepak pojok. Sundulan Tasos Douvikas sempat membentur tiang, bola liar gagal dimanfaatkan Diego Carlos, sebelum akhirnya Sergi Roberto menyambar dari jarak dekat.

Pertandingan berjalan semakin terbuka. Cedera yang menimpa Douvikas memaksa perubahan cepat di kubu Fiorentina, sementara Como mulai mengambil kendali permainan. Peluang demi peluang tercipta, hingga Nico Paz membawa Como berbalik unggul lewat sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu diantisipasi kiper Fiorentina.

Fiorentina berupaya bangkit, namun justru Como yang tampil lebih dominan. Pergantian pemain memberikan dampak positif, termasuk masuknya Alvaro Morata. 

Tekanan Como akhirnya berbuah gol ketiga pada masa tambahan waktu. Serangan balik cepat diakhiri Morata dengan sontekan tenang dari jarak dekat. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya