Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA nasib yang bertolak belakang akan beradu di Tuscany, Rabu (28/1) dini hari WIB. Fiorentina, yang tengah terpuruk dalam krisis di Serie A, harus menjamu tim kejutan musim ini, Como 1907, dalam perebutan tiket perempat final Coppa Italia.
Bagi La Viola, laga ini adalah gangguan di tengah perjuangan lolos dari zona degradasi, namun bagi pasukan Cesc Fabregas, ini adalah panggung pembuktian ambisi Eropa mereka.
Stadio Artemio Franchi tidak lagi menjadi benteng yang angker musim ini. Kekalahan 1-2 dari Cagliari, akhir pekan lalu, semakin membenamkan tim asuhan Paolo Vanoli di papan bawah. Sebaliknya, Como datang dengan kepercayaan diri setinggi langit usai melumat Torino 6-0, sebuah demonstrasi kekuatan serangan yang dipimpin oleh talenta muda berbakat, Nico Paz.
Paolo Vanoli berada dalam posisi sulit. Prioritas utama Fiorentina jelas bertahan di Serie A dan persiapan playoff Liga Konferensi melawan Jagiellonia.
Memainkan skuad utama melawan Como yang agresif berisiko cedera, namun kekalahan telak di kandang bisa memicu kemarahan tifosi yang sudah memuncak.
Prediksi kuat mengarah pada rotasi besar-besaran di kubu tuan rumah, memberi kesempatan pada pemain seperti Marco Brescianini dan kiper veteran David de Gea untuk memimpin barisan pelapis.
Fiorentina: Daftar cedera La Viola cukup mengkhawatirkan. Fabiano Parisi dan Moise Kean dipastikan absen, mengurangi daya ledak di lini depan. Vanoli kemungkinan akan mengandalkan Piccoli sebagai ujung tombak tunggal dalam formasi 4-2-3-1, didukung oleh Solomon dan Harrison di sayap.
Como 1907: Cesc Fabregas memiliki kemewahan skuad yang lebih bugar meski kehilangan Alvaro Morata yang cedera ringan. Pelatih asal Spanyol itu menegaskan "tidak ada waktu istirahat" usai pesta gol lawan Torino. Bintang muda Nico Paz, yang memiliki klausul pembelian kembali oleh Real Madrid senilai ratusan miliar Rupiah di tahun 2026 ini, diprediksi tetap menjadi motor serangan bersama Lucas Da Cunha.
Como memiliki keunggulan psikologis yang nyata. Pada pertemuan Serie A bulan September 2025 lalu, mereka berhasil mempermalukan Fiorentina 2-1 di stadion yang sama. Gaya main possession-based Fabregas terbukti efektif membongkar pertahanan Fiorentina yang lambat dalam transisi.
Fiorentina 1 - 2 Como
Fokus Fiorentina yang terbelah dan performa tandang Como yang solid (hanya kalah 3 kali dari 11 laga tandang) menjadi faktor penentu. Pasukan Fabregas diprediksi akan mengeksploitasi celah pertahanan tuan rumah untuk melaju ke perempat final.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli, kecewa berat setelah timnya kalah 1-2 dari Cagliari.
Cagliari melanjutkan tren positif dengan menumbangkan Fiorentina 2-1.
Prediksi Fiorentina vs Cagliari Serie A 2026. Analisis head to head, performa tim, perkiraan susunan pemain, dan jadwal siaran langsung Liga Italia pekan ini.
Fiorentina sukses mengalahkan Bologna 2-1 di Stadio Dall’Ara. Kemenangan ini didedikasikan sepenuhnya untuk mendiang Presiden Klub, Rocco Commisso.
Harry Maguire dilaporkan siap meninggalkan Manchester United pada Januari 2026. Inter Milan, Napoli, dan Fiorentina bersaing ketat.
Simak prediksi laga Serie A 2026 antara Como vs Torino di Stadio Sinigaglia. Analisis performa, statistik H2H, dan peluang skuad Cesc Fabregas menembus zona Eropa.
Como 1907 sukses mempermalukan Lazio 0-3 di Olimpico. Nico Paz cetak brace, Cesc Fabregas kembali pecundangi Maurizio Sarri di Serie A.
Simak preview Lazio vs Como di Serie A. Analisis taktik Sarri vs Fabregas, kabar pemain, dan statistik kunci. Akankah Lazio bangkit di Olimpico?
AC Milan sukses kalahkan Como 3-1 di Serie A. Brace Adrien Rabiot dan penalti Nkunku amankan tiga poin krusial bagi Rossoneri di Sinigaglia.
Preview laga Serie A Como vs AC Milan 15 Januari 2026. Simak prediksi skor, head to head, dan kondisi skuad terkini di Stadio Giuseppe Sinigaglia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved