Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Fiorentina vs Udinese: Paolo Vanoli Kecam Mentalitas dan Kurangnya Determinasi Tim

Thalatie K Yani
03/3/2026 06:59
Fiorentina vs Udinese: Paolo Vanoli Kecam Mentalitas dan Kurangnya Determinasi Tim
Pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli, geram melihat timnya kalah telak 3-0 dari Udinese. Ia menyebut mentalitas pemain salah dan mengkritik kurangnya determinasi.(Fiorentina)

TREN positif Fiorentina resmi berakhir dengan cara yang menyakitkan. Bertandang ke markas Udinese, tim berjuluk La Viola tersebut dipaksa menyerah dengan skor telak 3-0. Pelatih Paolo Vanoli pun meradang dan menyebut performa timnya sebagai kelanjutan dari penampilan buruk mereka di kompetisi Eropa tengah pekan lalu.

Meski Fiorentina baru saja memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Konferensi, kekalahan dari Udinese ini menjadi alarm keras. Pasalnya, tanda-tanda penurunan performa sudah terlihat saat mereka nyaris tersingkir oleh Jagiellonia meski sempat unggul agregat tiga gol.

Kritik Pedas Sang Pelatih

Dalam wawancara pascapertandingan, Vanoli tidak menutupi kekecewaannya. Ia menyoroti lemahnya fisik dan mental para pemainnya saat menghadapi Udinese yang tampil sangat agresif.

"Udinese adalah tim yang sangat mengandalkan fisik, jadi jika kami selalu terlambat memenangkan bola pantul, kami hanya akan mempermudah hidup mereka," ujar Vanoli kepada DAZN Italia. "Rasanya seperti kelanjutan dari pertandingan di Conference League; mentalitasnya salah lagi. Para pemain perlu berkaca pada diri mereka sendiri, karena butuh waktu lama untuk membangun sesuatu, namun hanya butuh sekejap untuk menghancurkannya."

Vanoli juga menyoroti statistik timnya yang memprihatinkan, di mana Fiorentina gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target) sepanjang laga.

"Kami tidak pernah berlari mencari ruang, kami mengalirkan bola terlalu lambat, dan ini tidak cukup baik," tambahnya. "Kami tidak akan sampai ke mana pun tanpa determinasi. Jelas dalam hal itu kami tidak mengalami kemajuan, karena kami harus meningkatkan keinginan untuk tidak kebobolan."

Debut Pahit Rugani dan Cedera Moise Kean

Pertandingan ini juga menjadi momen debut yang membawa bencana bagi bek Daniele Rugani. Ia bertanggung jawab atas tiga gol lawan, terpeleset saat gol pertama, menyebabkan penalti pada gol kedua, dan kalah duel fisik pada gol ketiga. Meski begitu, Vanoli tetap memberikan pembelaan tipis bagi sang bek.

"Saya tahu Rugani akan kesulitan bermain 90 menit setelah sekian lama absen, tetapi ia melakukannya dengan baik untuk bertahan hingga akhir. Ia tidak bisa menemukan performa atau kebugaran jika tidak bermain," jelas Vanoli.

Kabar buruk bagi Fiorentina bertambah setelah penyerang andalan mereka, Moise Kean, terpaksa ditarik keluar. Vanoli mengonfirmasi bahwa Kean meminta diganti setelah mengalami benturan pada bagian tulang kering (tibia).

Ancaman di Papan Klasemen

Kekalahan ini merupakan yang pertama bagi Fiorentina di Serie A sejak akhir Januari lalu. Hasil ini membuat posisi mereka tertahan di angka 24 poin, sejajar dengan Cremonese dan Lecce. Dengan klasemen yang semakin ketat, Fiorentina kini hanya berjarak sembilan poin dari zona merah yang dihuni Pisa dan Verona. (Football-Italia/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya