Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Terancam Sanksi FA, Selebrasi Emosional Matheus Cunha di Laga Kontra Arsenal Berbuntut Panjang

Basuki Eka Purnama
28/1/2026 10:39
Terancam Sanksi FA, Selebrasi Emosional Matheus Cunha di Laga Kontra Arsenal Berbuntut Panjang
Penyerang Manchester United Matheus Cunha melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Arsenal di laga Liga Primer Inggris.(X @ManUtd)

PENYERANG Manchester United, Matheus Cunha, kini tengah berada dalam bayang-bayang sanksi dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA). Meski tampil sebagai pahlawan kemenangan dalam laga dramatis melawan Arsenal, Minggu (25/1), aksi emosional pemain asal Brasil tersebut di penghujung laga justru memicu kontroversi besar.

Cunha menjadi aktor utama dalam kemenangan tipis 3-2 Setan Merah melalui gol penentu yang ia sarangkan pada menit-menit akhir pertandingan. 

Namun, euforia yang seharusnya berakhir manis itu berubah menjadi sorotan negatif setelah kamera siaran langsung menangkap momen selebrasinya secara detail.

Menurut laporan SPORT Illustrated, Selasa (27/1), Cunha merayakan golnya dengan melakukan gerakan bergoyang sebelum kemudian mendekat ke arah kamera. 

Dalam tayangan yang disiarkan secara global tersebut, ia tertangkap melontarkan kata-kata kasar yang cukup eksplisit: “We’re the f***** biggest".

Ucapan tersebut terdengar sangat jelas oleh pemirsa di rumah, sehingga memicu reaksi spontan dari pihak penyiar. 

Komentator legendaris Sky Sports, Peter Drury, bahkan merasa perlu menyampaikan permohonan maaf secara terbuka di tengah jalannya siaran guna meredam kegaduhan.

“Bila Anda mendengar kata-kata kasar di antara selebrasi tersebut, untuk itu kami meminta maaf,” ujar Drury saat siaran berlangsung.

Hingga saat ini, FA memang belum merilis pernyataan resmi mengenai status disiplin sang pemain. Kendati demikian, otoritas tertinggi sepak bola Inggris tersebut dikenal sangat tegas dalam menegakkan aturan terkait penggunaan kata-kata kasar (swearing) di atas lapangan, terlebih jika tindakan tersebut ditujukan secara sengaja ke arah kamera siaran langsung.

Dalam regulasi disiplin FA, tindakan semacam itu dikategorikan sebagai pelanggaran yang “jelas dan disengaja” karena dianggap dapat mencoreng citra sepak bola sebagai tontonan keluarga. 

Jika terbukti bersalah, Cunha terancam hukuman mulai dari denda hingga larangan bertanding dalam beberapa laga ke depan.

Kini, publik Old Trafford tengah menanti dengan cemas keputusan final dari FA. Kehilangan Matheus Cunha di laga-laga berikutnya tentu akan menjadi kerugian besar bagi Manchester United, mengingat peran vitalnya sebagai mesin gol utama Setan Merah saat ini. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya