Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Rekor Tak Terkalahkan Michael Carrick Terhenti, MU Petik Pelajaran Pahit di St James' Park

Thalatie K Yani
05/3/2026 07:41
Rekor Tak Terkalahkan Michael Carrick Terhenti, MU Petik Pelajaran Pahit di St James' Park
Manajer MU Michael Carrick mengaku kecewa berat setelah rekor tak terkalahkannya diputus Newcastle United. (Manchester United)

MANAJER Manchester United, Michael Carrick, mengaku sangat kecewa setelah timnya dipaksa bertekuk lutut 2-1 oleh Newcastle United dalam laga lanjutan Liga Premier Inggris, Kamis (5/3) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Carrick sejak menjabat sebagai manajer "Setan Merah".

Meski diuntungkan dengan keunggulan jumlah pemain setelah Jacob Ramsey diusir wasit di babak pertama, United gagal memanfaatkan momentum tersebut. Sempat menyamakan kedudukan lewat Casemiro sebelum jeda, United justru kebobolan lewat gol indah Will Osula di menit ke-90.

Kekecewaan Mendalam di Ruang Ganti

Carrick tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya atas performa tim yang dinilai jauh dari ekspektasi. Baginya, hasil ini terasa sangat menyakitkan mengingat performa apik tim dalam beberapa pekan terakhir.

"Ya, tentu saja kecewa, sangat kecewa. Malam ini terasa menyakitkan. Kami datang ke sini dalam kondisi yang baik, berharap mendapatkan sesuatu dari pertandingan ini, jika bukan kemenangan. Cara pertandingan ini berjalan jelas sangat mengecewakan dan tidak ada dua cara untuk melihatnya," ujar Carrick kepada reporter klub.

Gagal Memanfaatkan Keunggulan Pemain

Salah satu sorotan utama adalah kegagalan United menekan Newcastle di babak kedua meski unggul jumlah pemain. Carrick sempat terlihat berang di pinggir lapangan karena instruksinya tidak berjalan dengan baik di lapangan.

"Sepak bola adalah sepak bola dan ada hal-hal yang terjadi dalam permainan; terkadang menguntungkan Anda, terkadang menjauh dari Anda. Tetapi ada hal-hal tertentu yang harus kami lakukan. Tentu saja, kami bisa lebih baik, kami bisa jauh lebih baik," tambahnya.

Mengenai keluhannya di pinggir lapangan, Carrick mengakui emosinya meledak karena tim tidak menjalankan rencana yang diinginkan. "Hanya cara permainan berjalan, emosi adalah bagian dari permainan. Ada hal-hal tertentu yang ingin kami lakukan, dan kami coba lakukan, namun kami tidak melakukannya."

Menatap Gambar Besar

Meskipun menelan kekalahan perdana, Carrick mengingatkan skuadnya untuk tidak kehilangan fokus. Saat ini Manchester United masih bertengger di posisi ketiga klasemen sementara, sebuah pencapaian yang menurutnya tetap harus diapresiasi.

"Kami tidak boleh kehilangan pandangan terhadap posisi yang telah kami capai. Meski saya kecewa, kami perlu belajar dari hal ini, karena malam ini adalah sebuah pelajaran bagi kami dalam beberapa hal. Kami tidak boleh melupakan gambaran besarnya," tegas Carrick.

Terkait keputusan wasit yang kontroversial, termasuk kartu merah pemain lawan, Carrick memilih untuk tidak berkomentar banyak dan lebih fokus pada evaluasi internal tim. Kini, dengan jeda waktu yang cukup lama hingga laga berikutnya, Carrick bertekad menggunakan waktu tersebut untuk membenahi kekurangan tim agar kembali positif di pertandingan mendatang. (Manchester United/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya