Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KIPER Manchester United, Senne Lammens, memberikan penilaian jujur setelah timnya menderita kekalahan perdana di Liga Premier Inggris tahun 2026. Gol menit ke-90 dari William Osula memastikan kemenangan 2-1 untuk Newcastle United, sekaligus mengakhiri catatan impresif 11 pertandingan tak terkalahkan milik "Setan Merah".
Lammens mengakui timnya tampil di bawah standar di St James' Park. Senada dengan manajer Michael Carrick, kiper asal Belgia tersebut melabeli malam di Tyneside sebagai malam yang sangat mengecewakan bagi seluruh skuad.
Manchester United sebenarnya sempat mendapatkan angin segar saat pemain lawan, Jacob Ramsey, diusir wasit di babak pertama. Skor pun sempat imbang 1-1 setelah Casemiro mencetak gol penyama kedudukan di masa injury time babak pertama. Namun, keunggulan jumlah pemain tersebut gagal dikonversi menjadi dominasi di lapangan.
“Ya, saya pikir ini adalah kekecewaan yang sangat besar,” ujar Lammens. “Kami tahu hari ini akan sulit, terutama bermain tandang di sini, dan manajer sudah memperingatkan kami. Di babak pertama kami tidak dalam performa terbaik, tetapi menuju jeda kami punya perasaan bagus setelah mencetak gol tersebut. Melawan 10 orang, kami merasa percaya diri.”
Namun, Lammens menyesalkan ketidakmampuan timnya untuk segera mematahkan pertahanan lawan. “Manajer memperingatkan bahwa ini tidak akan mudah. Kami harus menyerang dan mencoba memecah mereka dengan cepat. Semakin lama kami menunggu, satu peluang bisa mengubah segalanya. Hari ini, itulah yang terjadi dan ini jauh dari cukup baik dalam segala aspek.”
Lammens menyoroti kurangnya intensitas dan upaya fisik dari rekan-rekan setimnya dibandingkan dengan semangat juang yang ditunjukkan oleh Newcastle, yang didukung penuh oleh suporter mereka.
“Fisik, usaha: rasanya kami tidak memberikan cukup banyak, tidak sama dengan apa yang mereka lakukan. Anda bisa mengalami hari yang buruk secara individu, tentu saja, tetapi ini adalah hari buruk secara kolektif (collective off-day) dan itu tidak mungkin dilakukan di liga ini, tidak melawan tim-tim seperti ini,” tegasnya.
Kini, Manchester United memiliki waktu jeda selama 11 hari sebelum laga penting dalam persaingan tiket Liga Champions melawan peringkat keempat, Aston Villa, di Old Trafford. Lammens menekankan bahwa fokus tim harus segera dialihkan untuk bangkit dari kekalahan ini.
“Mulai besok, kami harus bersatu: latihan, menjaga intensitas bersama, sehingga kami bisa memberikan performa terbaik dan bereaksi di pertandingan berikutnya,” tutup Lammens.
Kemenangan sangat dibutuhkan United di laga kandang mendatang guna menjaga posisi mereka di papan atas dan mengamankan tempat di kompetisi tertinggi Eropa musim depan. (Manchester United/Z-2)
Manchester United bertandang ke Newcastle United (5/3/2026). Michael Carrick incar rekor 12 laga tak terkalahkan. Cek prediksi skor, lineups, dan kondisi tim.
Sunderland sukses melakukan comeback dramatis atas Newcastle United di Derby Tyne-Wear ke-159. Gol telat Brian Brobbey pastikan posisi Sunderland salip Newcastle.
Drama di Tottenham Hotspur Stadium! Spurs menelan kekalahan kandang memilukan 3-0 dari Nottingham Forest.
Aston Villa sukses memutus tren negatif dengan mengalahkan West Ham 2-0 di Villa Park. Kemenangan ini memperkokoh posisi Villa di persaingan empat besar Serie A.
Liverpool mengincar momentum kebangkitan di Anfield untuk kembali ke zona Liga Champions saat menjamu Tottenham yang sedang terluka.
Nottingham Forest menjamu Fulham di pekan ke-30 Liga Premier 2026. Simak preview, prediksi susunan pemain, dan statistik kunci kedua tim di sini.
Preview lengkap Manchester United vs Aston Villa di Liga Inggris 2026. Cek prediksi skor, susunan pemain, H2H, dan statistik kunci di Old Trafford.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved