Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
GELARANGiornata ke-19 Serie A akan ditutup dengan duel menarik antara dua tim yang baru "naik kelas" dalam dua musim terakhir. Pisa akan menjamu Como di Arena Garibaldi, Selasa (6/1) malam pukul 21.00 WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pembuktian stabilitas proyek kedua klub.
Bagi publik Indonesia, laga ini tentu menyedot perhatian khusus karena status Como sebagai klub milik Djarum Group. Skuad asuhan Cesc Fabregas datang dengan misi memutus tren negatif laga tandang, sementara Pisa di bawah asuhan Filippo Inzaghi ingin menjauhkan diri dari zona merah.
Pertarungan ini adalah bentrokan dua ideologi. Pisa, di bawah kendali Inzaghi, dikenal sebagai tim yang rigid, disiplin, dan mengandalkan serangan balik cepat melalui sayap. Mereka tidak keberatan membiarkan lawan menguasai bola.
Sebaliknya, Como tetap setia pada filosofi Fabregas: dominasi penguasaan bola dan build-up dari belakang. Peran Nico Paz di lini tengah akan sangat krusial. Kreator muda ini menjadi nyawa permainan I Lariani musim ini, namun ia harus waspada terhadap permainan fisik gelandang Pisa, Marius Marin.
"Kami tahu Pisa sangat berbahaya dalam transisi. Jika kami kehilangan bola di area tengah, kami akan dihukum. Tapi kami datang ke sini untuk bermain sepak bola kami, bukan untuk parkir bus," ujar Fabregas dalam konferensi pers prapertandingan.
Di bawah mistar gawang Como, kiper berdarah Indonesia Emil Audero diprediksi akan kembali menjadi starter. Penyelamatan gemilangnya pekan lalu melawan Fiorentina menjadi alasan utama Como bisa mencuri satu poin.
Sementara di lini depan, duel ketajaman akan terjadi antara Patrick Cutrone (Como) dan Nicholas Bonfanti (Pisa). Cutrone, yang menjadi top skor klub, harus bisa mencari celah di antara bek-bek jangkung Pisa seperti Federico Barba.
Melihat tren kandang Pisa yang cukup alot (sering bermain imbang) dan kesulitan Como menjaga clean sheet saat tandang, hasil seri adalah prediksi yang paling logis. Como mungkin akan mendominasi permainan, namun serangan balik Pisa bisa menjadi mimpi buruk jika transisi bertahan I Lariani terlambat. (Z-1)
Como tampil perkasa dengan melibas Pisa 5-0 di Serie A. Kemenangan ini membawa anak asuh Cesc Fabregas unggul tiga poin dari Juventus di klasemen.
Como 1907 menjamu Pisa di Serie A 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan analisis taktik Cesc Fabregas untuk amankan posisi empat besar.
Pisa sukses menaklukkan Cagliari 3-1 di Serie A 2026 lewat brace Antonio Caracciolo dan gol Stefano Moreo, meski kedua tim bermain dengan 10 orang.
Preview lengkap Pisa vs Cagliari pekan ke-29 Serie A. Cek prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci di Arena Garibaldi.
Juventus bangkit dengan kemenangan telak 4-0 atas Pisa. Gol Cambiaso, Thuram, Yildiz, dan Boga akhiri tren negatif Bianconeri di Serie A.
Jens Odgaard menjadi pahlawan kemenangan Bologna atas Pisa lewat gol spektakuler di menit akhir.
Como 1907 menjamu Pisa di Serie A 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan analisis taktik Cesc Fabregas untuk amankan posisi empat besar.
Dengan hasil ini, Como mengoleksi 54 poin dan berhak menduduki posisi keempat, unggul tiga poin dari AS Roma yang melorot ke peringkat keenam.
Prediksi Cagliari vs Como di Serie A 2026. Cek kondisi skuad asuhan Cesc Fabregas, berita cedera Cagliari, dan statistik kunci di Unipol Domus.
Simak preview Cagliari vs Como di Serie A 2026. Analisis performa, statistik kunci, prediksi skor, dan lineup di Stadion Unipol Domus.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyebut timnya layak menang atas Inter Milan di semifinal Coppa Italia. Ia puji performa pemainnya yang buat Inter tertekan.
Matteo Darmian ungkap alasan Inter Milan bermain hati-hati saat ditahan imbang Como. Fokus kini beralih ke Derby della Madonnina akhir pekan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved