Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Persijap vs PSIM, Ujian Bagi Mario Lemos dan Divaldo Da Silva

Akhmad Safuan
22/12/2025 13:52
Persijap vs PSIM, Ujian Bagi Mario Lemos dan Divaldo Da Silva
Direktur Teknik Mario Lemos dan Pelatih Kepala Persijap Divaldo Da Silva(Akhmad Safuan/MI)

UJIAN perdana duet arsitek yang baru  Persijap Jepara Mario Lemos (Direktur Teknik) dan Divaldo Da Silva Teixeira Alves (Pelatih Kepala), saat menjamu tim kuat PSIM Yogyakarta pada pertandingan lanjutan Persijap vs PSIM di Liga Super League, Selasa (23/12).

Harapan besar para suporter Persijap Jepara terhadap duet arsitek baru Mario Lemos (Direktur Teknik) dan Divaldo Da Silva Teixeira Alves (Pelatih Kepala) untuk bangkit dari keterpurukan dan keluar dari zona merah, setelah kalah  7 di pertandingan terakhir dalam kompetisi Liga Super League 2025/2926.

Bakal menjamu tim kuat PSIM Yogyakarta pada Selasa (23/12) di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara dalam lanjutan kompetisi Liga Super League, menjadi ajang ujian bagi duet arsitek asal Portugal tersebut, karena mengingat Laskar Kalinyamat hingga saat ini masih berada di urutan 16 dengan mengantongi nilai 8 poin.

Meskipun sebagai tuan rumah pada pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, namun  putaran kedua Liga Superleague ini Persijap Jepara harus menelan rasa pahit karena pertandingan tanpa dihadiri penonton yang merupakan suporter yang selama ini mempunyai menghidupkan atmosfer stadion 

Akibat ulah suporter masuk lapangan dan merusak fasilitas stadion setelah kalah 1-2 saat menjamu Semen Padang pada 20 November 2025 lalu, Persijap Jepara mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI yakni dilarang menggelar pertandingan dengan penonton pada satu laga serta denda Rp60 juta.

Kembalinya dua pilar muda Laskar Mataram, Raka Cahyana dan Cahya Supriyadi  usai memperkuat Indonesia di ajang SEA Games Thailand menjadi kabar positif bagi PSIM Yogyakarta , tetapi bagi Persijap Jepara akan menjadi perjuangan yang cukup berat di tengah kondisi saat ini 

Dalam sesi latihan di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara, Senin (22/12) pagi, terlihat pelatih baru Divaldo Alves sudah memimpin latihan, juga bekas pelatih kepala Mario Lemos yang kini ditunjuk sebagai direktur teknis turut mendampingi, untuk menuntaskan misi keluar dari zona degradasi.

"Saya datang dengan semangat baru dengan target membawa tim ini melangkah lebih baik dan dapat meladeni PSIM Yogyakarta pada pertandingan mendatang,” kata Divaldo Alves.

Ketua Umum DPP Barisan Suporter Persijap Sejati (Banaspati) Agus Supriyanto mengaku sempat kecewa atas performa buruk Persijap yang mengalami banyak kekalahan terutama di kandang, kehadiran Pelatih Kepala Divaldo Da Silva Teixeira Alves dapat memberikan harapan segar bagi Laskar Kalinyamat untuk bangkit.

Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul Van Gastel mengatakan telah siap menghadapi pertandingan melawan Persijap Jepara, namun cukup kecewa karena dalam lawatannya kali ini tanpa ada penonton karena menghilangkan esensi sepak bola itu sendiri. "Pertandingan tanpa penonton menghilangkan atmosfer stadion yang jauh lebih penting," tambahnya.

Menurut Jean Paul Van Gastel berharap timnya tidak terlena dan tetap fokus menjelang laga melawan Persijap Jepara pada lanjutan Superleague 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Selasa (23/12)  "Saya pikir kami harus tetap rendah hati dan tidak perlu menjadi sombong dengan posisi sekarang,” ujarnya. (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya