Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
ROMANO Floriani Mussolini, cicit dari diktator fasis Italia Benito Mussolini, menegaskan ingin dikenal karena kemampuan bermain sepak bola, bukan karena nama keluarganya. Hal itu diungkapkannya setelah bergabung ke klub promosi Serie A Cremonese dengan status pinjaman dari Lazio.
"Nama keluarga saya tidak pernah menjadi masalah bagi saya. Dari sudut pandang saya, semakin sedikit dibicarakan, semakin baik," kata Mussolini dalam konferensi pers perkenalannya, dikutip kantor berita Ansa, Kamis (224/7).
Pemain berusia 22 tahun yang bisa bermain sebagai bek kanan maupun gelandang kanan itu dipinjam Cremonese selama satu musim dengan opsi pembelian permanen.
Ia merupakan putra politisi Italia Alessandra Mussolini dan sebelumnya memperkuat Juve Stabia di Serie B, saat ia mencetak gol pertamanya, Desember lalu.
Gol tersebut sempat menimbulkan kontroversi ketika penyiar stadion memanggil nama depannya tujuh kali dan disambut sorakan nama Mussolini dari suporter yang diduga memberi salam fasis. Namun, Juve Stabia membantah tudingan itu.
Mussolini menyebut kontroversi tersebut, "Tidak ada gunanya," dan meminta publik menilainya dari performa di lapangan.
"Saya ingin menunjukkan apa yang bisa saya lakukan dan membuktikan nilai saya," ujarnya.
Ayah Mussolini adalah Mario Floriani, seorang polisi, yang bersama ibunya sepakat putra mereka akan memiliki dua nama keluarga, Floriani dan Mussolini, yang bisa dipilih urutannya ketika ia dewasa.
Ibu Mussolini mengatakan pihak berwenang sipil dan gereja Italia sama-sama menyetujui pengecualian ini, karena baru pada 2022 pengadilan tertinggi Italia memutuskan bahwa anak-anak akan diberikan nama keluarga ayah dan ibu sejak lahir.
Pada praktik sebelumnya yang hanya memberikan nama keluarga ayah dinyatakan bertentangan dengan konstitusi.
Selama bermain di Juve Stabia, Mussolini memilih menggunakan F. Mussolini sebagai nama di bagian belakang kostumnya.
Produk akademi muda Roma dan Lazio itu juga pernah menjalani masa pinjaman di Pescara pada musim 2023-2024 di Serie C. (Ant/Z-1)
Preview mendalam laga Lazio vs Sassuolo di Serie A 2026. Analisis performa, prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci di Stadio Olimpico.
Pelatih Lazio Maurizio Sarri menyayangkan absennya ribuan pendukung saat timnya ditahan imbang Atalanta 2-2 di semifinal Coppa Italia.
Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, puji semangat juang timnya yang dua kali bangkit dari ketertinggalan melawan Lazio di semifinal Coppa Italia.
Lazio dan Atalanta bermain imbang 2-2 di leg pertama semifinal Coppa Italia. Dele-Bashiru dan Boulaye Dia cetak gol, namun La Dea selalu punya jawaban.
Lazio menghadapi Atalanta pada leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/2026. Simak preview laga, prediksi susunan pemain, dan statistik jelang duel di Olimpico.
Torino bangkit di tangan Roberto D’Aversa! Duet Simeone dan Zapata bungkam Lazio 2-0.
Preview mendalam laga Lazio vs Sassuolo di Serie A 2026. Analisis performa, prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci di Stadio Olimpico.
Kekalahan dari Genoa membuat posisi AS Roma tertahan di urutan kelima klasemen Serie A dengan koleksi 51 poin.
AC Milan kini berhasil memangkas jarak menjadi tujuh poin dengan Inter Milan yang masih kokoh di puncak klasemen Serie A.
Preview lengkap AC Milan vs Inter Milan 8 Maret 2026. Analisis taktik, prediksi skor, susunan pemain, dan update cedera Lautaro Martinez.
Preview Genoa vs AS Roma di Serie A 2025/2026. Daniele De Rossi menghadapi mantan klubnya saat Genoa berjuang menjauh dari degradasi, sementara Roma memburu posisi empat besar Liga Champions.
Preview Fiorentina vs Parma di Serie A 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan statistik H2H. Misi bangkit La Viola di Stadio Artemio Franchi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved