Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
LIVERPOOL kalah tipis 1-0 dari Crystal Palace di Stadion Anfiled di laga pekan ke-32 Liga Primer Inggris, Minggu (14/4) malam.
Kekalahan the Reds dari Palace terjadi berkat gol tunggal yang dicetak Ebereci Eze di babak pertama.
Kekalahan itu membuat Liverpool tertahan di peringkat ketiga klasemen Liga Primer Inggris, dengan raihan 71 poin dari 32 laga, tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen Manchester City.
Baca juga : Liverpool vs Crystal Palace: The Reds Dibayangi Kekalahan atas Atalanta
Adapun, bagi Palace, kemenangan di kandang the Reds membuat mereka naik ke peringkat 14 klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan raihan 33 poin dari 32 pertandingan
Secara statistik, Liverpool mendominasi jalannya pertandingan dengan mencatatkan 70% penguasaan bola serta 21 tendangan yang enam di antaranya tepat sasaran, namun Crystal Palace dapat tampil efektif serta tangguh dalam bertahan.
Ketika laga dimulai, Crystal Palace langsung memberikan kejutan lewat peluang Eze yang masih dapat diamankan kiper Liverpool Alisson Becker.
Baca juga : Hajar Palace, Arsenal Kembali ke Jalur Kemenangan
Liverpool berbalik memberikan ancaman lewat upaya yang dilakukan Darwin Nunez namun bola dapat diamankan kiper Palace Dean Henderson.
Petaka bagi Liverpool hadir pada menit 14 setelah umpan silang Tyrick Mitchell dapat dikonversikan menjadi gol oleh tendangan kaki kanan Eze sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Bencana bagi Liverpool hampir bertambah, andai tendangan Jean-Philippe Mateta tidak dapat disapu oleh Andy Robertson.
Baca juga : Jadwal Lengkap Manchester United 2023-2024
Sempat tertekannya lini pertahanan Liverpool tak terlepas dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan pemain bertahan The Reds.
Liverpool memiliki peluang emas melalui tendangan keras yang dilepaskan gelandang Wataru Endo, namun bola masih membentur mistar gawang Palace.
Di sisa waktu babak pertama, Liverpool terus berupaya untuk setidaknya menyamakan kedudukan, namun hingga turun minum skor 0-1 tetap bertahan.
Baca juga : Gol ke 200 Salah Liverpool, Tunjukkan Mentalitas untuk Jadi Juara Liga Inggris
Memasuki babak kedua, Liverpool tidak mengendurkan serangan dan mendapatkan peluang lewat tendangan Nunez, akan tetapi Henderson kembali melalukan penyelamatan.
Liverpool mendapatkan peluang emas lewat tendangan yang dilepaskan oleh Diogo Jota, akan tetapi dapat dihalau bek sayap Nathaniel Clyne.
Terus menerima gelombang serangan dari Liverpool, Palace dapat menciptakan peluang emas melalui tendangan Jean-Philippe Mateta, namun dapat diselamatkan Alisson.
Pada 15 menit terakhir pertandingan, Liverpool terus menggempur lini pertahanan Palace, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 untuk kemenangan tim tamu tetap bertahan.
Selanjutnya pada pekan ke-33 Liga Primer Inggris, Liverpool dijadwalkan akan menghadapi Fulham, Minggu (21/4), sedangkan Crystal Palace bertemu West Ham, di hari yang sama. (Ant/Z-1)
The Reds akan menghadapi Real Madrid (H), Inter Milan (A), Atletico Madrid (H), Eintracht Frankfurt (A), PSV Eindhoven (H), Marseille (A), Qarabag (H) dan Galatasaray (A).
LIVERPOOL Satu Grup dengan Real Madrid, Inter Milan dan Atletico di Liga Champions 2025/2026. Undian fase grup Liga Champions 2025/2026 telah digelar pada Jumat (29/8) dini hari WIB
ENAM poin sempurna telah dikumpulkan Liverpool dan Arsenal di awal Liga Premier 2025/26. Keduanya akan saling berhadapan pada pekan ketiga di Anfield, Minggu (31/8).
Jadwal Liga Champions akan berlangsung dalam delapan pekan dan dimulai dengan fase liga.
Salah satu duel yang paling menyita perhatian adalah pertemuan Liverpool kontra Real Madrid di Anfield.
Hugo Ekitike mengawali kariernya di Liverpool dengan gemilang usai menorehkan tiga gol dalam tiga pertandingan sejak didatangkan dari Eintrahct Frankfurt, musim panas ini.
Chelsea hanya meraih hasil imbang saat menjamu Crystal Palace.
Hasil imbang ini membuat Chelsea berada di posisi kesembilan klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan satu poin, diikuti oleh Crystal Palace di peringkat 10.
Manajer Chelsea Enzo Maresca memastikan bahwa Nicolas Jackson tidak akan diturunkan dalam laga pembuka Liga Primer Inggris musim 2025/2026 melawan Crystal Palace.
Marc Guehi mempertimbangkan untuk bertahan selama satu musim lagi sebelum pergi dari Crystal Palace dengan status bebas transfer.
Putusan dari UEFA dan CAS menunjukkan bahwa prestasi olahraga menjadi tidak berarti. Tampaknya klub, organisasi, dan individu tertentu memiliki hak istimewa dan kekuatan yang unik.
Liverpool diperkirakan baru akan mencoba mencapai kesepakatan personal dengan Marc Guehi jika mereka mampu sepakat dengan Crystal Palace soal transfer permanen pada musim panas ini.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved