Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
FEDERASI Sepak Bola Italia (FIGC), Selasa (26/3), menghentikan penyelidikan atas tuduhan serangan rasisme oleh pemain Inter Milan Francesco Acerbi terhadap bek Napoli Juan Jesus karena minimnya bukti.
Jesus, awalnya, mengabaikan insiden yang terjadi saat Inter Milan dan Napoli bermain imbang 1-1, awal bulan ini, setelah menerima permintaan maaf Acerbi atas aksinya di lapangan.
FIGC mengatakan, "Menimbang minimnya kepastian mengenai pernyataan hinaan yang dilakukan maka diputuskan untuk tidak menjatuhkan sanksi apa pun pada yang bersangkutan."
Baca juga : Makin Panjang, Francesco Acerbi Hadapi Penyelidikan FIGC Buntut Konflik dengan Juan Jesus
Acerbi, sebelumnya, terancam skorsing 10 laga, yang berarti musimnya bersama Inter Milan telah berakhir. Dia juga terancam absen di Piala Eropa 2024, yang akan dimulai pada 14 Juni.
"Aksi rasisme itu, tanpa meremehkan pernyataan Juan Jesus, tampaknya hanya dirasakan oleh pemain yang mengalaminya tanpa adanya bukti yang mendukung, baik audio, video, maupun kesaksikan," kata FIGC.
Jesus, sebelumnya, mengatakan Acerbi menyadari aksinya berlebihan dan dia telah meminta maaf.
Baca juga : Tersangkut Kasus Rasisme, Francesco Acerbi Dicoret dari Timnas Italia
Namun, sehari kemudian, Acerbi, yang bergabung dengan timnas Italia untuk dua laga persahabatan menjelaskan versinya atas insiden itu kepada rekan setimnya di Azzurri dan pelatih Luciano Spalletti.
Hal itu memicu kemarahan Jesus yang menulis di Instagram, "Saya pikir insiden itu sudah selesai di lapangan dan saya berharap hal itu tidak akan diungkap lagi karena sangat menjijikan."
"Namun, hari ini, saya membaca pernyataan Acerbi yang bertolak belakang dari apa yang terjadi. Hal itu disokong oleh rekaman video yang memperlihatkan dirinya meminta maaf kepada saya."
"Saya tidak bisa terima, rasisme harus dilawan saat ini dan sekarang juga," tegasnya. (AFP/Z-1)
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
Arne Slot menekankan bahwa tanggung jawab insan sepak bola jauh lebih besar dibanding masyarakat awam dalam menangani isu diskriminasi.
SUDAH sejak 1993 kampanye antirasisme di sepak bola digaungkan.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
anggota dpr Nyoman Parta, berharap masyarakat Bali mulai menjauhkan diri dari praktik rasisme yang kerap diarahkan kepada warga pendatang.
Bintang Juventus, Francisco Conceicao, bicara jujur soal performanya dan ambisi tim setelah mencetak gol indah dalam hasil imbang 3-3 kontra AS Roma.
Bintang AC Milan, Rafael Leao, mengirim pesan peringatan jelang Derby della Madonnina usai pahlawan kemenangan atas Cremonese.
Drama luar biasa terjadi di Olimpico! Sempat unggul 3-1, AS Roma harus puas berbagi poin setelah Juventus melakukan comeback epik di masa injury time.
Kejutan di Serie A! Meski bermain dengan 10 orang sejak menit ke-16, Sassuolo sukses menumbangkan Atalanta yang baru saja berjaya di Liga Champions.
Torino bangkit di tangan Roberto D’Aversa! Duet Simeone dan Zapata bungkam Lazio 2-0.
INTER Milan membuktikan ketangguhannya di kancah domestik dengan membungkam Genoa 2-0 di Liga Italia Serie A, Minggu (1/3) dan kini berada di puncak klasemen Liga Italia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved