Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

Francisco Conceicao Usai Drama Roma vs Juventus: Kami Pantas Menang!

Thalatie K Yani
02/3/2026 07:04
Francisco Conceicao Usai Drama Roma vs Juventus: Kami Pantas Menang!
Bintang Juventus, Francisco Conceicao, bicara jujur soal performanya dan ambisi tim setelah mencetak gol indah dalam hasil imbang 3-3 kontra AS Roma.(Juventus FC)

PEMAIN sayap muda Juventus, Francisco Conceicao, meyakini timnya lebih layak membawa pulang tiga poin ketimbang hanya hasil imbang dalam drama enam gol melawan AS Roma di Stadio Olimpico. Meski sempat tertinggal 1-3, Juventus berhasil memaksakan skor imbang 3-3 lewat gol telat Federico Gatti di masa injury time.

Laga ini berlangsung sangat sengit. AS Roma sempat berada di atas angin melalui gol-gol spektakuler dari Wesley, Evan Ndicka, dan Donyell Malen. Namun, lesatan voli indah Conceicao di babak kedua menjadi pemantik kebangkitan Bianconeri sebelum disempurnakan oleh gol Jeremie Boga dan Gatti.

Mentalitas Usai Tertinggal

Berbicara kepada DAZN Italia usai laga, Conceicao mengaku lebih bangga dengan determinasi timnya daripada gol indah yang ia cetak ke pojok atas gawang Roma.

"Itu adalah gol yang bagus, tetapi saya jauh lebih bahagia dengan apa yang kami lakukan setelah tertinggal 3-1, karena saat itu situasi jauh lebih sulit. Tim bekerja sangat keras, dan saya merasa jika ada tim yang pantas menang, maka itu adalah kami, karena kami memiliki beberapa peluang yang sangat bersih," ujar pemain asal Portugal tersebut.

Gol ini merupakan torehan keempat Conceicao dari 32 pertandingan kompetitif musim ini. Menariknya, ini adalah gol pertamanya sejak terakhir kali membobol gawang Roma pada pertemuan Desember lalu.

Ambisi Menuju Level Selanjutnya

Meski tampil gemilang, pemain bertalenta ini tetap mawas diri. Ia menyadari bahwa efektivitas di depan gawang adalah hal yang harus terus ia tingkatkan jika ingin menjadi pemain kelas dunia di Juventus.

"Untuk mencapai level berikutnya, saya tentu perlu mencetak lebih banyak gol. Saya orang pertama yang mengakui hal itu, saya bekerja keras dalam latihan. Saya tahu bermain untuk Juve, Anda harus lebih efektif di depan gawang. Saya orang pertama yang kesal ketika tidak mencetak gol," tegasnya.

Conceicao juga mengungkapkan bahwa pelatih Luciano Spalletti terus mendorongnya untuk memberikan pengaruh bagi tim, bahkan saat bola tidak berada di kakinya. Ia diminta untuk menjadi pemain bertahan pertama yang melakukan tekanan (pressing) dan terlibat aktif dalam duel fisik.

Persaingan Zona Eropa Memanas

Hasil imbang ini membawa dampak signifikan pada tabel klasemen. AS Roma kini melorot ke peringkat keempat, sementara Juventus tertahan di posisi keenam setelah digusur Como.

Persaingan menuju kualifikasi Liga Champions pun kian membara. Saat ini, hanya ada selisih delapan poin yang memisahkan lima tim di posisi ketiga hingga ketujuh, melibatkan Napoli, Roma, Como, Juventus, dan Atalanta yang saling sikut di papan atas Serie A. (Football-Italia/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya