Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Juventus vs Roma, Conceicao Sebut Juve Layak Menang, Bremer Puji Disiplin Spalletti

Thalatie K Yani
21/12/2025 05:20
Juventus vs Roma, Conceicao Sebut Juve Layak Menang, Bremer Puji Disiplin Spalletti
Francisco Conceicao dan Gleison Bremer bicara soal kemenangan krusial Juventus atas Roma. (Juventus)

JUVENTUS sukses memetik poin penuh dalam laga krusial perebutan posisi empat besar Serie A melawan AS Roma. Kemenangan 2-1 di Allianz Stadium ini tidak hanya memperkuat posisi Bianconeri di papan atas, tetapi juga membuktikan efektivitas taktik di bawah asuhan pelatih Luciano Spalletti.

Juventus membuka keunggulan sesaat sebelum turun minum melalui tendangan sudut sempit yang akurat dari Francisco Conceicao. Dominasi tuan rumah berlanjut di babak kedua ketika Lois Openda mencetak gol perdana di Serie A, memanfaatkan bola muntah hasil sundulan Weston McKennie yang sempat ditepis kiper lawan.

Meskipun Roma sempat memperkecil ketertinggalan melalui Tommaso Baldanzi di menit-menit akhir, Juventus tetap kokoh mempertahankan keunggulan. Bahkan, Kenan Yildiz nyaris menambah skor andai tendangannya tidak membentur tiang gawang.

Kepercayaan Diri Conceicao

Bagi Francisco Conceicao, hasil ini adalah cerminan dari kerja keras tim dalam menghadapi laga besar. Ia menegaskan bahwa posisi Juventus memang seharusnya berada di jajaran tim elite yang memperebutkan gelar.

“Saya pikir kami layak mendapatkan kemenangan ini. Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini dan kami telah menjalankan tugas kami. Kami menang, dan kami harus terus berada di papan atas,” ujar Conceicao kepada Sky Sport Italia.

Saat ditanya apakah Juventus kini kembali dalam persaingan Scudetto atau sekadar mengincar empat besar, Conceicao menjawab dengan lugas. “Kami berada di sana (papan atas), dan itulah yang harus kami lakukan. Kami harus memenangkan pertandingan, kami telah memenangkan dua laga penting sekarang, dan harus terus melanjutkannya seperti ini.”

Kembalinya Bremer dan "Tangan Dingin" Spalletti

Laga ini juga menjadi momen emosional bagi bek Gleison Bremer. Ia kembali masuk dalam daftar starting XI untuk pertama kalinya sejak mengalami cedera meniskus pada 27 September lalu. Kehadirannya terbukti memberikan stabilitas signifikan pada lini belakang Juventus.

“Saya mengalami cedera buruk, tetapi saya sudah berlatih dengan tim selama dua minggu dan tahu bahwa saya harus siap saat dipanggil. Saya tidak bisa bermain sepanjang pertandingan, tetapi kami memang sudah memperkirakan hal itu,” ungkap Bremer.

Menariknya, Bremer yang sempat bermain di bawah arahan Igor Tudor sebelum cedera, merasakan perbedaan besar sejak kursi kepelatihan beralih ke tangan Luciano Spalletti. Ia memuji pendekatan Spalletti yang dianggap membawa dampak positif bagi permainan tim.

“Pelatih sangat menuntut, dan itu sudah benar karena kami adalah Juventus dan harus selalu menginginkan lebih. Dia adalah pelatih yang baik, memberi kami banyak informasi. Kami sekarang lebih banyak bermain dengan bola dan Anda bisa melihat sendiri hasilnya,” pungkas Bremer. (Football-Italia/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik