Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Juventus, Luciano Spalletti, merasakan campur aduk antara puas dan kecewa setelah timnya berhasil memaksakan hasil imbang 3-3 melawan AS Roma di Stadio Olimpico. Meski sempat tertinggal jauh, Bianconeri menunjukkan mentalitas baja yang membuat peluang mereka menembus empat besar tetap terbuka lebar.
Laga ini menjadi pembuktian karakter Juventus yang menolak menyerah. Setelah tertinggal 1-3 hingga menit ke-78, dua pemain pengganti, Jeremie Boga dan Federico Gatti, berhasil mencetak gol penyama kedudukan untuk menutup drama enam gol tersebut.
Spalletti mengakui adanya standar ganda dalam mengevaluasi performa timnya. Di satu sisi, ia kecewa dengan proses terjadinya gol kedua dan ketiga Roma, namun di sisi lain, ia sangat bangga dengan respons yang ditunjukkan pasukannya.
“Jika kita berbicara tentang reaksi, maka ya saya senang, tetapi jika kita melihat musim pertama, maka saya tidak sangat senang,” ujar Spalletti kepada DAZN Italia. “Para pemain percaya, mereka melawan balik, tetapi kita sendiri yang menempatkan diri dalam situasi (sulit) itu.”
Kelelahan fisik juga menjadi faktor krusial. Sebelum laga ini, Juventus harus bermain selama 120 menit melawan Galatasaray di kualifikasi Liga Champions dengan 10 pemain. Spalletti mencatat bahwa dalam lima laga terakhir, timnya harus bermain dengan 10 orang di tiga pertandingan berbeda, yang sangat menguras energi pemain.
Keputusan Spalletti memasukkan tenaga baru terbukti jitu. Jeremie Boga, Kenan Yildiz, dan Edon Zhegrova memberikan dimensi serangan yang berbeda di menit-menit akhir.
“Boga memiliki intuisi dan bisa menciptakan situasi dari ketiadaan, begitu juga Kenan Yildiz dan Zhegrova. Kita harus selalu memiliki keyakinan, dalam olahraga dan dalam hidup,” tegas pelatih berusia 66 tahun tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi setinggi langit kepada para suporter yang terus memberikan dukungan di masa sulit. Menurutnya, atmosfer positif dari tribun membuat beban seragam Juventus terasa lebih ringan bagi para pemainnya.
Hasil imbang ini memang membuat Juventus sedikit tergeser ke peringkat keenam. Namun, selisih empat poin dari AS Roma di posisi keempat membuat persaingan memperebutkan tiket Liga Champions tetap panas hingga akhir musim.
“Tentu saja saya percaya akan hal ini, saya hidup untuk peringkat keempat,” ujar Spalletti sambil tersenyum. “Berikan itu sebuah bentuk dan saya hidup untuk posisi tersebut. Saya yakin kami akan menjalani bagian akhir musim yang luar biasa.”
Meski sempat melewati periode kurang beruntung, Spalletti optimis bahwa kematangan mental yang ditunjukkan di Roma akan menjadi modal berharga bagi Juventus untuk menyelesaikan musim di zona elit Eropa. (Football-Italia/Juventus/Z-2)
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, tak mampu menyembunyikan ketegangan emosinya setelah Rossoneri memetik kemenangan tipis 3-2 atas Torino di San Siro, Minggu (22/3) dini hari WIB.
Dengan hasil imbangi ini, Sassuolo kembali menempati peringkat ke-10 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 39 poin dari 30 pertandingan.
Berdasarkan catatan Serie A, tambahan tiga poin ini membuat AC Milan kini mengoleksi 63 poin dari 30 pertandingan.
Tambahan tiga poin membawa Cremonese naik ke posisi ke-17 klasemen sementara Serie A, menggeser Lecce.
Juventus menjamu Sassuolo di Allianz Stadium dalam lanjutan Serie A pekan ke-30. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan analisis peluang Jay Idzes dkk.
Kekalahan dari Lazio pekan lalu tidak hanya menghentikan tren positif AC Milan, tetapi juga memicu isu keretakan di internal tim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved