Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEP Guardiola mengungkapkan alasan dirinya menggantikan Kevin De Bruyne dengan Mateo Kovacic di babak kedua laga Liga Primer Inggris melawan Liverpool, Minggu (10/3).
Guardiola menyebut hal itu karena De Bruyne kesulitan menandingi duet gelandang the Reds Wataru Endo dan Alexis Mac Allister.
Pada laga Liga Primer Inggris yang berakhir imbang 1-1 di Anfield itu, Manchester City unggul melalui gol yang dicetak John Stones sebelum disamakan Liverpool lewat eksekusi penalti Mac Allister di babak kedua.
Baca juga : Berharap Mo Salah Tampil di Anfield
Guardiola menyebut permainan Liverpool berubah di babak kedua, terutama penampilan Endo dan Mac Allister, yang lebih banyak menguasai bola dan mengirimkan umpan jarak jauh yang membahayakan pertahanan Manchester City.
AFP/Paul ELLIS--Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne
"Selepas babak pertama, kami menjadi kesulitan karena mereka memiliki Endo dan Mac Allister. Umpan-umpan mereka berkualitas karena menyerang atau kala transisi," ungkap Guardiola di laman daring resmi Manchester City, Senin (11/3).
Baca juga : The Citizens Waspadai Perlawanan The Blues
Sembilan menit usai Liverpool menyamakan kedudukan, Guardiola menarik keluar De Bruyne, yang telah membuat 11 assist di 12 laga usai pulih dari cedera, dan memasukkan Kovacic.
De Bruyne terlihat gusar kala berjalan ke bangku cadangan sebelum Guardiola mendekatinya dan tampaknya memberi penjelasan kepada gelandang Belgia itu.
"Setelah Mateo masuk, kami membuat lebih banyak umpan dan itu memang tujuannya. Bersama Mateo, John (Stones), Rodri, dan Phil (Foden) di tengah, kami memiliki kualitas untuk menjaga bola dengan cara yang tidak bisa kami lakukan sebelumnya," jelas Guardiola.
Baca juga : 2 Gol Haaland Bawa Manchester City Memuncaki Klasemen Sementara Liga Primer Inggris
AFP/Oli SCARFF--Pelatih Manchester City Pep Guardiola
Guardiola menambahkan, keberadaan Kovacic untuk mempertahankan situasi permainan seperti pada babak pertama membuat Manchester City bisa menemukan peluang dari celah yang ditinggalkan pemain Liverpool saat sedang menyerang.
"Di babak kedua, jika Anda ingin mempertahankan sesuatu yang Anda menangkan pada babak pertama, Anda tidak memiliki pilihan selain terus bermain, bermain, dan bermain," ungkap mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu.
"Kemudian kami mempunyai peluang, mereka juga dapat peluang dan pada akhirnya itulah yang terjadi," lanjutnya.
Hasil imbang dengan Manchester City itu membuat Liverpool turun ke posisi kedua dengan raihan 64 poin, sama dengan pemuncak klasemen Liga Primer Inggris Arsenal yang menang selisih gol. Adapun pasukan Pep Guardiola turun ke peringkat tiga dengan 63 poin. (Ant/Z-1)
Sunderland jamu Liverpool di pekan ke-26 Liga Primer Inggris 2026. Mampukah The Reds pecahkan rekor kandang The Black Cats? Cek prediksinya.
Arne Slot menilai performa timnya saat ini belum mampu memenuhi standar tinggi yang melekat pada klub sebesar Liverpool.
Joe Gomez telah absen membela Liverpool sejak ditarik keluar dalam kekalahan 2-3 dari Bournemouth, akhir Januari lalu.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan komentar tajam terhadap kepemimpinan wasit dalam laga Man City vs Liverpool yang berakhir dramatis dengan skor 2-1 di Anfield
Manchester City menjaga asa mempertahankan gelar Liga Inggris setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (8/2)
Manajer Liverpool Arne Slot memilih tidak mengomentari kartu merah yang diterima Dominik Szoboszlai dalam laga kontra Manchester City.
Preview lengkap Manchester City vs Fulham di Liga Inggris 2026. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan rekor head to head kedua tim di Etihad Stadium.
Kemenangan dramatis Manchester City atas Liverpool Minggu (8/2/2026) kini menjadi bahan bakar baru bagi pasukan Pep Guardiola untuk terus menekan Arsenal di puncak klasemen.
Pelatih Liverpool Arne Slot menegaskan timnya menunjukkan kemajuan meski kalah dramatis saat laga Liverpool vs Man City
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan komentar tajam terhadap kepemimpinan wasit dalam laga Man City vs Liverpool yang berakhir dramatis dengan skor 2-1 di Anfield
Manchester City menjaga asa mempertahankan gelar Liga Inggris setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (8/2)
Manajer Liverpool Arne Slot memilih tidak mengomentari kartu merah yang diterima Dominik Szoboszlai dalam laga kontra Manchester City.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved