Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
INTER Milan akan menjamu Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Selasa (20/2) malam waktu setempat atau Rabu (21/2) dini hari WIB nanti.
Inter Milan yang tengah menanjak pada ajang Liga Italia sangat patut diunggulkan, tetapi di sisi lain, Atletico Madrid memiliki rekor baik ketika berjumpa tim asal negeri Pizza. Menarik untuk ditunggu, apakah performa Inter yang tengah moncer bisa menjadi modal yang cukup untuk membantu memperbaiki rekor klub-klub Italia menghadapi Atletico. Atau malah sebaliknya, justru Atletico yang memperbaiki rekor.
Selain itu, ada hal menarik dari pertandingan Inter kontra Atletico karena partai ini merupakan duel dari dua pelatih yaitu Simone Inzaghi dan Diego Simeone yang sebelumnya merupakan rekan satu tim pada tahun 2000-an awal.
Baca juga : Jelang Inter Milan Vs Atletico Madrid: Simone Inzaghi Waspadai Kedalaman Skuad Lawan
Inter Milan dan Atletico Madrid tercatat hanya pernah sekali bertemu pada ajang resmi dan hal tersebut terjadi 28 Agustus 2010 silam. Pertemuan tersebut terjadi pada ajang Piala Super Eropa di mana Inter Milan berstatus sebagai juara bertahan Liga Champions, sedangkan Atletico Madrid dengan status kampiun Liga Europa.
Berstatus sebagai juara Liga Champions, nyatanya Inter Milan harus mengakui keunggulan Atletico Madrid melalui dua gol yang dicetak oleh Jose Antonio Reyes dan Sergio Aguero.
Baca juga : Simone Inzaghi Ingin Ulangi Kiprah Apik Inter Milan di Liga Champions Musim Lalu
Selain itu, pada musim sebelumnya Inter Milan baru saja mencetak sejarah dengan mengukir treble winners, namun sang pelatih Jose Mourinho memilih hengkang setelah mempersembahkan tiga gelar tersebut.
Masih bermaterikan hampir pemain yang sama dengan musim sebelumnya seperti Diego Milito hingga Wesley Sneijder, pelatih anyar Rafael Benitez tak mampu membawa Inter meraih gelar keempat pada tahun itu karena takluk dari Atletico Madrid yang saat itu ditangani Quique Sanchez Flores.
Sementara itu pada ajang tak resmi yaitu International Champions Cup, Inter setidaknya berhasil membalas kekalahan di Piala Super Eropa terhadap Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 berkat gol semata wayang Lautaro Martinez, 12 Agustus 2018.
Baca juga : Ujian untuk Inzaghi di Giuseppe Meazza
Inter Milan akan mencoba mengukir tren positif ketika berhadapan dengan klub asal Spanyol pada ajang Liga Champions. Tren yang lumayan positif ini terjadi ketika Inter bertemu pada fase penyisihan grup, namun ketika berhadapan di babak gugur, La Beneamata memiliki rekor yang memprihatinkan.
Pada lima pertemuan terakhir di babak gugur kompetisi Eropa, Inter tercatat hanya bisa mengamankan satu kemenangan dan menelan empat kekalajan, termasuk kontra Sevilla pada partai final Liga Europa 2019/2020.
Baca juga : Stefano Pioli Yakin AC Milan Amankan Zona Liga Champions, Cek Klasemen Terbaru
Meskipun begitu, pada lima pertemuan terakhir di babak grup melawan tim asal Spanyol, Inter berhasil mengamankan satu kemenangan, tiga hasil imbang dan satu kekalahan.
Atletico Madrid tercatat memiliki rekor baik ketika bertemu tim asal Italia pada babak gugur Liga Champions, terutama sejak ditangani oleh pelatih Diego Simeone.
Pada enam pertemuan Atletico di bawah Simeone, mereka mampu mengamankan lima kemenangan dari enam pertemuan terakhir dengan klub Italia pada fase gugur Liga Champions.
Meskipun begitu, pertemuan terakhir mereka dengan klub Italia pada fase gugur Liga Champions harus diakhiri dengan kekalahan setelah takluk dari Juventus dengan skor 0-3 pada babak 16 besar Liga Champions 2018/19 di Stadion Allianz, Turin, (12/03/2019).
Sementara itu dari lima pertemuan terakhirnya ketika menghadapi tim Italia pada fase penyisihan grup Liga Champions, Los Rojiblancos mencatatkan dua kemenangan, satu hasil imbang dan menelan dua kekalahan.
Kedua tim dikenal kerap menggunakan formasi 3-5-2 dan baik Inter Milan serta Atletico Madrid sukses menerapkan taktik tersebut di masing-masing liga. Nerazzurri diperkirakan akan menurunkan kekuatan terbaik mereka. Di posisi penjaga gawang akan ditempati Yann Sommer, sedangkan tiga bek tengah sejajar diisi Benjamin Pavard, Stefan De Vrij serta Alessandro Bastoni.
Baca juga : Joao Felix Bakal Jadi Ancaman Atletico saat Hadapi Barca
Memasuki sektor tengah, dua bek sayap yaitu Matteo Darmian serta Federico Dimarco menjaga sektor flank, sementara tiga gelandang akan diisi Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu serra Henrikh Mkhitaryan. Lini depan diperkirakan akan kembali diisi duet Marcus Thuram dan Lautaro Martinez.
Sementara itu, Atletico Madrid juga akan diperkuat tim terbaiknya dengan mengandalkan Jan Oblak di posisi penjaga gawang serta tiga bek tengah Stefan Savic, Jose Maria Gimenez dan Mario Hermoso.
Sektor sayap akan dihuni dua pemain cepat yaitu Nahuel Molina dan Reinildo Mandava, sedangkan tiga gelandang diisi Rodrigo De Paul, Koke serta Saul Niguez. Posisi ujung diyakini akan ditempati Antoine Griezmann dan Marcos Llorente.
Julian Alvarez mencetak gol menit ke-94 saat Atletico Madrid kalahkan Real Oviedo 1-0. Simak ulasan lengkap, statistik, dan cuplikan drama di Carlos Tartiere.
Antoine Griezmann, dilaporkan tengah berada di ambang pintu keluar dari Atletico Madrid menuju Amerika Serikat untuk bergabung dengan klub MLS, Orlando City SC.
Diego Simeone diprediksi akan kembali menduetkan Julian Alvarez dan Alexander Sorloth di lini depan. Sorloth tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah mencetak tiga gol
Optimisme Raphinha tidak muncul tanpa alasan. Ia menyoroti kekompakan internal tim yang dianggapnya sebagai fondasi utama kebangkitan Barcelona musim ini.
Alexander Sorloth tampil dominan dengan mencetak hat-trick saat Atletico Madrid menang telak 4-1 atas Club Brugge di laga leg kedua playoff Liga Champions.
Federico Dimarco menargetkan gol cepat saat Inter Milan menghadapi Bodo/Glimt di leg kedua play-off 16 besar Liga Champions. Nerazzurri wajib menang tiga gol untuk membalikkan agregat 1-3.
SEJAK akhir Agustus tahun lalu, Liga Eropa telah melangsungkan pengundian untuk babak penyisihan.
Berdasarkan data dari superkomputer Opta dan analisis teknis tim redaksi, Arsenal menempati posisi teratas sebagai calon kuat juara.
Pertemuan kali ini kembali menghadirkan aroma final dini. Duel Madrid kontra City menjadi salah satu laga paling dinanti pada babak 16 besar.
Dari hasil undian, tersaji pertemuan sesama raksasa Eropa. Juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi Chelsea sedangkan Real Madrid ditantang Manchester City
Kovac kecewa dengan penampilan Julian Brandt dan kawan-kawan pada leg kedua karena mereka datang ke Italia dengan bekal kemenangan 2-0 pada leg pertama.
PSG melaju ke 16 besar setelah imbang 2-2 dengan AS Monaco pada leg kedua playoff di Paris, Kamis dini hari WIB. Sebelumnya pada leg pertama di Monaco, PSG menang dengan skor tipis
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved