Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
IVAR Jenner mengaku sangat senang mencetak gol pertamanya untuk Indonesia di laga pamungkas Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2024 ketika timnas Indonesia U-23 mengalahkan timnas Turkmenistan U-23 dengan skor 2-0 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (12/9).
Ivar mencetak gol pada menit ke-40 melalui tendangan jarak jauh yang deflected atau mengenai pemain lawan sehingga bola berubah arah.
Torehan golnya ini meneruskan performa apiknya seperti pada laga perdana saat menang 9-0 melawan China Taipei, Sabtu (9/9). Saat itu, Ivar mencatatkan 2 assists untuk gol Witan Sulaeman dan Marselino Ferdinan.
Baca juga: Shin Tae Yong Optimistis Indonesia Bisa Bersaing di Piala Asia U-23
Gol yang dicetak pemain 19 tahun itu begitu vital. Pasalnya, pada menit-menit sebelumnya, Indonesia cukup kesulitan menembus pertahanan Turkmenistan asuhan pelatih Agamyradov Ahmet tersebut.
"Saya rasa ini pertandingan yang sangat bagus dan saya sangat senang bisa mencetak gol untuk membuat skor jadi 1-0," kata Ivar ketika mengikuti jumpa pers seusai laga di Stadion Manahan, Selasa (12/9).
Ivar menilai, timnya bermain bagus selama 90 menit melawan Turkmenistan, tim yang ia nilai lebih kuat dari lawan pertama Garuda Muda saat menang 9-0, China Taipei.
Baca juga: Pembinaan Garuda Muda Buahkan Hasil
Kemenangan ini membuat Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-23 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah sejak turnamen ini digelar pertama kali di Oman pada 2013.
Indonesia lolos ke putaran final sebagai juara Grup K dengan 6 poin, hasil dua kali kemenangan dari dua laga.
"Saya pikir Turkmenistan lawan yang lebih bagus dibanding Chinese Taipei. Kami menunjukkan permainan yang bagus, jadi sangat senang bisa lolos ke Piala Asia," kata pemain kelahiran 10 Januari 2004 tersebut.
Di laga melawan Turkmenistan, Ivar bermain sebagai gelandang tengah bersama dua pemain lainnya yaitu Marselino Ferdinan dan Arkhan Fikri.
Disinggung soal penilaiannya bermain dengan dua pemain itu, Ivar sama-sama memuji kedua pemain tersebut.
Terkhusus untuk Arkhan Fikri, yang pada dua laga timnas bermain sejak menit awal, ia berpendapat pesepak bola 18 tahun itu dapat mengikuti karier pesepak bola Indonesia untuk menimba ilmu di klub luar negeri seperti halnya dirinya, Pratama Arhan (Tokyo Verdy), dan Marselino (KMSK Deinze).
"Jadi, jika dia ingin meningkatkannya (permainan) lagi, mungkin di masa depan dia bisa bermain di Eropa seperti Marselino. Lihat saja nanti,' kata Ivar. (Ant/Z-1)
Cahya Supriadi menjadi bagian dari 41 pemain dalam skuad sementara (provisional squad) timnas Indonesia pilihan pelatih anyar, John Herdman.
Pemanggilan ini menjadi momen emosional bagi Hokky Caraka, mengingat ia harus menanti sekitar satu tahun untuk kembali menembus level senior timnas Indonesia.
Hingga pekan ke-23 Super League, Ezra Walian telah memberikan kontribusi signifikan bagi Persik Kediri dengan torehan enam gol dan sembilan assist.
Menurut Bojan Hodak, Teja Paku Alam tampil sangat konsisten sepanjang musim ini bersama Persib Bandung.
Miliano Jonathans mengalami cedera saat ia memperkuat klubnya, Excelsior, dalam laga lanjutan Liga Belanda kontra SC Heerenveen di Stadion Woudestein, Rotterdam, Minggu (8/3).
Nama Marc Klok masuk dalam daftar Garuda Calling perdana di era John Herdman.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
John Herdman akan menjadi pelatih kepala timnas Indonesia dengan tanggung jawab ganda. Tak hanya membesut tim senior, pelatih berkebangsaan Inggris itu juga akan menangani tim U-23.
Timnas U-23 Indonesia kalah 0-3 dari Mali dalam laga uji coba. Pelatih Indra Sjafri menilai performa tim tidak sepenuhnya buruk dan menjelaskan faktor penyebab kekalahan.
PELATIH Timnas U 23, Indra Sjafri, memastikan pemusatan latihan (TC) tahap kedua akan menjadi momentum penting untuk menentukan 23 pemain yang dibawa ke SEA Games 2025.
Sebelumnya, tim asuhan Indra Sjafri telah menjalani dua laga uji coba melawan India U-23.
Dua penyerang utama Timnas U-23 Indonesia, Jens Raven dan Hokky Caraka, tidak dapat mencetak gol, dan meneruskan paceklik gol mereka dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, September lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved