Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, menilai permainan anak asuhnya tidak sepenuhnya buruk meski harus menyerah 0–3 dari Mali dalam laga internasional di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (14/11). Laga ini merupakan bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 Thailand.
Tiga gol Mali dicetak oleh Dan Sinate, Wilson Samake, dan Moulaye Haidara, masing-masing memanfaatkan kelengahan lini belakang Indonesia.
"Pertama tentu dari hasil dari gol yang terjadi tentu kita tak puas. Tapi kami dalam hal ini ada beberapa hal positif yang kita lakukan dan secara kesimpulan pun tim, saya pikir tak terlalu bermain jelek," kata Indra dikutip dari Antara, Sabtu (15/11).
Ia menambahkan, menghadapi tim dengan kualitas seperti Mali membuat setiap kesalahan kecil langsung berbuah petaka.
"Memang kalau kita lawan dengan lawan yang kualitas kayak Mali, kesalahan sedikit pun pasti kita akan berdampak yang tidak baik," jelasnya.
BBerbeda dari dua laga uji coba melawan India pada Oktober lalu, kali ini kedua tim sepakat hanya melakukan maksimal lima pergantian pemain. Kebijakan tersebut membuat banyak pemain Indonesia belum mendapat kesempatan tampil.
Indra belum memastikan apakah akan melakukan perubahan susunan pemain dalam laga kedua kontra Mali pada Selasa, 18 November.
"Apakah nanti di pertandingan kedua di lawan di tanggal 18 November akan ada perubahan susunan atau perubahan pemain-pemain yang akan dimainkan, kita lihat nanti dari dua hari ke depannya," kata dia.
Dari total 23 pemain yang dibawa, dua nama absen: Arkhan Fikri dan Rayhan Hannan. Keduanya masih dalam masa pemulihan cedera.
Indra menjelaskan Arkhan setidaknya membutuhkan satu minggu lagi untuk pulih sepenuhnya.
"Arkhan Fikri masih menunggu lebih kurang waktu minggu lagi. Kemarin USG terakhir banyak perubahan memang dari hamstring dia yang waktu lagi main di klub," jelas Indra.
"Kalau Hannan mungkin di pertandingan uji coba ini kami tidak mau mengambil resiko kalau terlalu dipaksakan, walaupun hasil USG kemarin menurut dokter tidak jadi masalah lagi sudah clear," tambah dia. (Ant/P-4)
Menurut Sumardji, keputusan diambil setelah evaluasi atas hasil yang dicapai Garuda Muda di SEA Games.
Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, menyatakan siap memikul tanggung jawab penuh atas kegagalan timnya melaju ke babak semifinal cabang sepak bola putra SEA Games 2025
Indonesia akhirnya finis sebagai peringkat kedua Grup C dengan tiga poin. Di jalur peringkat dua terbaik, Indonesia kalah selisih gol dari Malaysia
“Saya lebih fokus bagaimana caranya menang melawan Myanmar, kemenangan itu penting jadi hasil tim lain kita tidak bisa mengatur,”
Timnas U22 Indonesia harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari Filipina U22 pada laga perdana Grup C SEA Games 2025 di 700th Anniversary Stadium, Senin (8/12).
"Kami siapkan pengganti yakni Rifqi Ray Farandi dari Persik Kediri yang hari ini terbang ke Thailand untuk bergabung,”
John Herdman akan menjadi pelatih kepala timnas Indonesia dengan tanggung jawab ganda. Tak hanya membesut tim senior, pelatih berkebangsaan Inggris itu juga akan menangani tim U-23.
PELATIH Timnas U 23, Indra Sjafri, memastikan pemusatan latihan (TC) tahap kedua akan menjadi momentum penting untuk menentukan 23 pemain yang dibawa ke SEA Games 2025.
Sebelumnya, tim asuhan Indra Sjafri telah menjalani dua laga uji coba melawan India U-23.
Dua penyerang utama Timnas U-23 Indonesia, Jens Raven dan Hokky Caraka, tidak dapat mencetak gol, dan meneruskan paceklik gol mereka dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, September lalu.
Hasil imbang kontra timnas India ini menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih Indra Sjafri untuk membenahi performa timnas U-23 Indonesia sebelum tampil di SEA Games 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved