Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Nasional Indonesia mendapat pelajaran berharga menghadapi juara Piala Dunia 2022, Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6) malam. Asnawi Mangkualam dkk menunjukan mental tidak takut meladeni permainan tim berjuluk La Albiceleste.
Janji pelatih Argentina Lionel Scaloni untuk menyuguhkan permainan menarik terlihat sejak awal pertandingan. Mereka mengandalkan penguasaan bola yang mencapai 77% dari semua lini untuk membongkar pertahanan Indonesia yang memasang lima bek. Julian Alvarez dkk bahkan sempat menguasai bola sejak wasit meniup peluit babak pertama hingga lebih dari tiga menit.
Kokohnya pertahanan Indonesia membuat Argentina baru bisa mencetak gol di menit ke-38 lewat tendangan jarak jauh Leandro Paredes. Sementara gol kedua dicetak Cristian Romero lewat sundulan memanfaatkan umpan sepak pojok di menit ke-55.
Baca juga : Profil Leandro Paredes, Pembobol Gawang Indonesia dalam Laga FIFA Matchday
"Memang tim Argentina itu permainannya sangat bagus, tetapi secara mental para pemain Indonesia tidak gentar dan kalah jauh. Jadi dengan pengalaman seperti ini saya harap jadi motivasi bagi pemain untuk berkembang," kata pelatih Indonesia Shin Tae-yong usai laga.
Baca juga : Meski Kalah dari Argentina, Timnas Indonesia Tetap Dapat Pujian dari Presiden
Mental bermain Indonesia terlihat ketika Asnawi Mangkualam mampu mematikan pergerakan Alejandro Garnacho yang masuk di babak kedua. Bahkan tekel Asnawi sempat membuat wonderkid Manchester United itu terpancing dengan tekel balasan yang berujung kartu kuning.
Selain Asnawi, skill individu dari Marselino Ferdinan yang melewati sejumlah pemain Argentina memukau lebih dari 60 ribu penonton di stadion.
"Laga memang seperti yang kami prediksi, tidak akan mudah. Tetapi para pemain tetap melakukan yang terbaik. Dan laga lawan Indonesia tidak berbeda bagi pemain kami. Harus diakui laga ini sulit," kata pelatih Argentina Lionel Scaloni.
"Saya mengapresiasi suporter tim Indonesia dan juga saya ingin untuk tim Indonesia teruskan performa baik mereka," lanjutnya.
Secara keseluruhan Scaloni puas dengan kinerja timnya meski cuma menang dua gol dari Indonesia dan Australia pada tur Argentina di Asia.
"Dengan banyaknya perubahan, dengan panasnya cuaca di Indonesia dan juga di Tiongkok, saya cukup puas dengan performa tim," kata Scaloni.
Sementara Shin Tae-yong menilai skuad yang diisi banyak pemain muda di timnya itu akan terus berkembang. Pengalaman bermain melawan tim kuat seperti Argentina akan dijadikan pelajaran mengasah mental dan kepercayaan diri pemain.
"Kami hanya kemasukan dua gol dan kita hanya beri beberapa peluang saja pada lawan. Pastinya juga saya percaya bahwa pasti kita bisa menunjukkan yang terbaik dan hal ini bisa jadi kepercayaan diri yang tinggi bagi pemain jelang ajang-ajang ke depan," jelas Shin. (Z-8)
Meski Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1, masuknya Dony dan Beckham di babak kedua dinilai membawa dampak signifikan pada permainan.
Jay Idzes menilai performa tim di bawah asuhan Herdman menunjukkan progres positif, meski masih ada ruang untuk evaluasi.
Menurut Justin Hubner, pelatih timnas Indonesia john Herdman memiliki pendekatan yang berbeda dalam memotivasi pemain.
Meski timnas Indonesia harus mengakui keunggulan timnas Bulgaria dengan skor tipis 0-1, performa Calvin Verdonk dinilai menjadi titik cerah dalam pertandingan tersebut.
John Herdman menegaskan bahwa secara permainan, timnas Indonesia mampu mengimbangi bahkan melampaui performa timnas Bulgaria, yang secara peringkat FIFA berada di posisi ke-85 dunia.
Selain mengevaluasi performa timnya, pelatih timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov juga memberikan pujian bagi Timnas Indonesia.
Lionel Scaloni menilai para pemain timnas Argentina tampil di bawah standar dalam laga yang menjadi pertemuan perdana melawan timnas Mauritania di level senior tersebut.
Argentina menang 2-1 atas Mauritania, namun Lionel Scaloni kritik performa timnya yang kurang agresif. Simak update cedera Panichelli dan jadwal skuad final Piala Dunia 2026.
Di tengah badai cedera pemain kunci, Lionel Scaloni harus memutar otak dalam laga uji coba melawan Mauritania sebagai persiapan final mempertahankan takhta juara dunia.
Lionel Messi resmi mencetak 900 gol sepanjang kariernya saat membela Inter Miami. Simak rincian statistik, perbandingan dengan Ronaldo, dan sejarahnya.
Bagi timnas Argentina, laga uji coba melawan timnas Guatemala penting dalam persiapan mereka menuju Piala Dunia 2026.
Finalissima, yang mempertemukan juara Piala Eropa dan juara Copa America, berpotensi besar dipindahkan dari Qatar ke Eropa akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved