Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Konflik Timur Tengah Memanas, Finalissima 2026 Terancam Pindah ke Eropa

Basuki Eka Purnama
11/3/2026 09:30
Konflik Timur Tengah Memanas, Finalissima 2026 Terancam Pindah ke Eropa
Trofi Finalissima(uefa.com)

RENCANA penyelenggaraan laga bergengsi Finalissima 2026, yang mempertemukan Timnas Spanyol dan Timnas Argentina, kini berada di ambang ketidakpastian. 

Pertandingan yang mempertemukan juara Piala Eropa dan juara Copa America tersebut berpotensi besar dipindahkan dari Qatar ke Eropa akibat eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Situasi keamanan di kawasan tersebut memburuk menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. 

Dampaknya, otoritas Qatar memutuskan untuk menunda seluruh turnamen dan pertandingan sepak bola di wilayah mereka demi alasan keselamatan.

Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Rafael Louzan, mengungkapkan bahwa keputusan final mengenai lokasi pertandingan akan segera diambil. Mengingat tenggat waktu yang kian mepet, koordinasi intensif terus dilakukan oleh pihak-pihak terkait.

“Sepertinya akan sangat sulit bagi pertandingan itu untuk dimainkan di Doha. Dalam 48 jam ke depan kami berharap keputusan sudah diambil. Kemungkinan besar akan dipindahkan ke Eropa karena mayoritas pemain berada di sana. Itu akan menjadi solusi yang paling masuk akal,” ujar Rafael Louzan sebagaimana dikutip dari ESPN, Selasa (10/3).

Pertimbangan Logistik dan Komersial

Semula, Stadion Lusail di Doha dijadwalkan menjadi panggung duel megah ini pada 27 Maret mendatang. Namun, memindahkan laga ke Eropa dinilai sebagai langkah yang paling logis secara teknis. 

Hal ini didasari fakta bahwa sebagian besar pilar timnas Spanyol maupun timnas Argentina saat ini berkompetisi di klub-klub elite Eropa, sehingga mobilisasi pemain akan jauh lebih efisien.

Meski demikian, proses pemindahan ini tidaklah sederhana. Louzan menekankan adanya keterikatan kontrak dan kesepakatan komersial yang kompleks antara UEFA, CONMEBOL, serta perusahaan promotor. 

Paket kerja sama ini mencakup enam pertandingan di Doha, termasuk laga antara Mesir vs Spanyol, Arab Saudi vs Serbia, hingga pertemuan Argentina vs Qatar yang dijadwalkan pada akhir Maret.

“Ada banyak hal yang dipertaruhkan. Kesepakatan Finalissima ini merupakan kerja sama antara UEFA dan CONMEBOL melalui sebuah perusahaan promotor yang telah mengontrak enam pertandingan di Doha,” jelas Louzan.

Solidaritas di Tengah Krisis

Di luar urusan teknis lapangan, Louzan juga menyampaikan rasa simpati dan solidaritasnya terhadap negara-negara di kawasan Timur Tengah yang saat ini terdampak situasi geopolitik.

“Kami harus menunjukkan solidaritas kepada negara-negara seperti Qatar dan Arab Saudi. Kami memang menghadapi masalah, tetapi mereka juga mengalami hal yang sama,” tuturnya menutup pernyataan.

Hingga saat ini, UEFA dan CONMEBOL bersama panitia penyelenggara lokal terus memantau perkembangan situasi secara saksama sebelum merilis pernyataan resmi mengenai status pertandingan dan lokasi pengganti yang definitif. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya