Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS Inggris mencetak gol di masa injury time babak kedua untuk memaksakan laga semifinal Piala Eropa Putri dilanjutkan ke babak tambahan waktu sebelum meraih kemenangan 2-1 atas timnas Italia, Rabu (23/7) dini hari WIB.
Kemenangan atas Le Azzurre itu mengantarkan The Lionesses ke final Piala Eropa Putri.
Chloe Kelly, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol penentu pada menit ke-119, menyambar bola muntah hanya setelah kiper Italia Laura Giuliani berhasil menyelamatkan tendangan penaltinya.
Laga semifinal antara timnas Inggris dan timnas Italia terpaksa melanjutkan ke perpanjangan waktu hanya karena pemain pengganti lainnya, Michelle Agyemang, menyamakan kedudukan di masa injury time.
Kelly dan Agyemang juga berperan penting bagi Inggris dalam keberhasilan mereka lolos dari babak perempat final melawan timnas Swedia.
Sebelumnya, Italia berhasil unggul sejak menit 33 lewat gol tendangan voli Barbara Bonansea.
Inggris kini akan berusaha mempertahankan gelarnya di laga final Piala Eropa Putri, Minggu (27/7) di Basel melawan pemenang laga antara timnas Spanyol dan timnas Jerman, yang akan bertemu di Zurich pada Kamis (24/7) dini hari WIB.
Untuk kedua kalinya dalam enam hari, Inggris harus menghadapi apa yang tampak seperti kekalahan telak dan bertahan hingga babak perpanjangan waktu.
Italia seharusnya menjadi pemenang yang layak hanya karena pertahanan tangguh bek tengah Elena Linari dan Cecilia Salvai.
Namun, Agyemang melepaskan tembakan rendah setelah Giuliani gagal menangkap umpan silang dalam kesalahan penanganan yang jarang terjadi. Bola melesat ke gawang dengan kejam melewati kaki Linari dan Giuliani.
Pemain pengganti remaja Agyemang juga mencetak gol penyeimbang krusial di menit-menit akhir dalam kemenangan perempat final Inggris atas Swedia. Inggris tertinggal 2-0 setelah 78 menit sebelum menang lewat adu penalti. (bbc/Z-1)
Di usia 33 tahun, delapan bulan, dan 30 hari, Lucy Bronze adalah pemain tertua timnas Inggris di Piala Eropa Putri 2025 dan bermain 598 menit sepanjang Piala Eropa Putri.
Kemenangan di Piala Eropa Putri ini menegaskan dominasi timnas Inggris di kancah sepak bola putri Eropa, sekaligus menambah koleksi gelar mereka menjadi dua kali berturut-turut.
Kemenangan ini menandai sejarah bagi timnas Inggris sebagai tim kedua setelah Jerman yang mampu menjuarai Piala Eropa Putri secara beruntun (2022 dan 2025).
Gol Aitana Bonmati di babak tambahan waktu mengantarkan timnas Spanyol meraih kemenangan 1-0 atas timnas Jerman di semifinal Piala Eropa Putri 2025, Kamis (24/7) dini hari WIB.
Kiper timnas Jerman Ann-Katrin Berger menahan dua eksekusi penalti pemain timnas Prancis saat babak adu penalti perempat final Piala Eropa Putri.
Bagi Thomas Tuchel, kesuksesan di turnamen besar sangat bergantung pada atmosfer di dalam kamp latihan.
Ia merasa tidak pantas untuk diganti pendatang baru di ‘Three Lions’, Morgan Rogers.
Puncak pencapaian Sarina Wiegman terjadi pada musim panas lalu, saat ia sukses membawa timnas Inggris keluar sebagai juara Euro Putri 2025.
Pelatih timnas Inggris Thomas Tuchel menargetkan timnya keluar sebagai juara Grup L pada Piala Dunia 2026.
Harry Kane menilai skuad Inggris saat ini merupakan yang terbaik selama 10 tahun kariernya di tim nasional.
Thomas Tuchel menegaskan pentingnya perilaku setelah Jude Bellingham menunjukkan kekecewaan saat ditarik keluar dalam kemenangan 2-0 Inggris atas Albania.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved