Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Tuchel Tegaskan Sikap Pemain Usai Bellingham Tunjukkan Kekecewaan Saat Diganti

Thalatie K Yani
17/11/2025 05:00
Tuchel Tegaskan Sikap Pemain Usai Bellingham Tunjukkan Kekecewaan Saat Diganti
Thomas Tuchel menegaskan pentingnya perilaku setelah Jude Bellingham menunjukkan kekecewaan saat ditarik keluar dalam kemenangan 2-0 Inggris atas Albania. (Media Sosial X)

PELATIH Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan perilaku pemain adalah hal utama. Hal itu menunjukkan ketidaksenangannya atas reaksi Jude Bellingham ketika ditarik keluar pada menit ke-84 dalam kemenangan 2-0 atas Albania di Air Albania Stadium.

Bellingham, yang tampil naik-turun setelah kembali menjadi starter, terlihat frustrasi ketika mengetahui dirinya akan digantikan Morgan Rogers. Meski ikut merayakan gol kedua Harry Kane, gelandang tersebut kemudian mengangkat kedua tangan ke udara, gestur yang tidak disukai Tuchel.

“Dia harus menerima keputusan itu,” ujar Tuchel. “Temannya menunggu di pinggir lapangan, jadi kamu harus menerimanya, menghormatinya, dan terus berjalan. Saya harus meninjaunya. Saya melihat dia tidak senang. Sampai batas tertentu, jika kamu memiliki pemain seperti Jude yang sangat kompetitif, mereka tidak akan pernah menyukainya. Tetapi kata-kata saya tetap berlaku, ini tentang standar, komitmen, dan rasa hormat satu sama lain. Jadi ada seseorang yang menunggu dan kami tidak akan mengubah keputusan hanya karena seseorang mengayunkan tangan.”

Bellingham tetap berjabat tangan dengan Tuchel saat meninggalkan lapangan, namun sang pelatih menekankan kepentingan tim lebih penting dari individu. Ia menyinggung kondisi Rogers yang sebelumnya juga kecewa karena tidak menjadi starter.

“Morgan Rogers tentu tidak senang ketika dia tidak bisa menjadi starter hari ini karena dia pantas bermain untuk kami dan dia ingin bermain sepanjang waktu,” kata Tuchel. “Kami memberinya sedikit waktu istirahat karena dia datang dengan banyak menit bermain untuk klubnya dan bermain melawan Serbia. Saya tidak ingin membesar-besarkannya tetapi saya tetap pada kata-kata saya: ‘perilaku adalah kunci’.”

Tuchel juga puas melihat Inggris menutup kualifikasi Piala Dunia dengan delapan kemenangan dan tanpa kebobolan di Grup K. Meski tidak tampil mengalir di Tirana, Inggris memastikan kemenangan lewat dua gol Harry Kane, yang kini melampaui rekor 77 gol internasional milik Pelé.

“Kami baru saja menyebutkannya di ruang ganti,” kata Tuchel. “Tambahan kecil di atas semua ini adalah bahwa dia melampaui Pelé hari ini. Investasi Harry dalam pertandingan-pertandingan ini benar-benar luar biasa. Dia sangat terlibat dalam semua yang kami lakukan.”

Tuchel juga memuji performa Kane yang konsisten di klub dan tim nasional.
“Jika kamu melihatnya bermain untuk Bayern Munich, saya harus mengatakan itu sama. Dia berada dalam kondisi mental dan fisik yang benar-benar di level tertinggi. Dia mencetak gol demi gol untuk kami, dan cara dia bekerja, turun membantu bertahan, menemukan solusi dalam permainan ofensif… saat ini benar-benar luar biasa.”

Dengan kemenangan ini, Inggris menutup kualifikasi dengan catatan sempurna dan modal kuat menuju putaran final musim panas mendatang. (The Guardian/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik