Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS Indonesia harus puas menempati posisi runner-up FIFA Series 2026 setelah dipaksa menyerah 0-1 dari timnas Bulgaria. Meski kalah, pelatih skuad Garuda, John Herdman, menilai anak asuhnya tampil lebih dominan dan layak meraih hasil lebih baik pada laga final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3).
Herdman menegaskan bahwa secara permainan, Indonesia mampu mengimbangi bahkan melampaui performa lawan yang secara peringkat FIFA berada di posisi ke-85 dunia.
Garuda tercatat berulang kali menembus area berbahaya dan membangun serangan kombinasi yang apik hingga ke sepertiga akhir pertahanan Bulgaria.
"Permainan itu seharusnya bisa kita menangkan, dan kita tidak berhasil melakukannya," kata Herdman kepada pewarta pasca-pertandingan.
Salah satu faktor pembeda dalam laga ini adalah efektivitas penyelesaian akhir. Pelatih asal Inggris tersebut menyoroti kegagalan timnya memaksimalkan peluang emas, termasuk bola yang membentur tiang gawang lawan.
"Jadi jika Anda bertanya mengapa kami tidak bisa mencetak gol, saya pikir Anda harus bertanya pada tiang gawang. Karena bagi saya, itu hampir menjadi gol kelas dunia dari Ole," tutur Herdman.
Di sisi lain, Herdman memberikan apresiasi khusus kepada para pemain pengganti. Masuknya Donny Tri Pamungkas dan Beckham Putra dinilai memberikan dampak instan, terutama dalam meladeni permainan fisik penggawa Bulgaria yang lebih besar.
"Datangnya Donny Tri dan Beckham Putra, saya pikir mereka menunjukkan kemampuan mereka untuk memberikan dampak melawan lawan Eropa yang secara fisik lebih besar dan lebih kuat. Jadi cukup menyenangkan melihat dampak yang mereka berikan," pungkasnya.
Meski gagal mengangkat trofi di hadapan pendukung sendiri, performa kontra Bulgaria ini menjadi catatan positif bagi perkembangan Timnas Indonesia dalam menghadapi lawan dengan profil kekuatan fisik khas Eropa. (Z-1)
Menurut Justin Hubner, pelatih timnas Indonesia john Herdman memiliki pendekatan yang berbeda dalam memotivasi pemain.
Meski timnas Indonesia harus mengakui keunggulan timnas Bulgaria dengan skor tipis 0-1, performa Calvin Verdonk dinilai menjadi titik cerah dalam pertandingan tersebut.
Selain mengevaluasi performa timnya, pelatih timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov juga memberikan pujian bagi Timnas Indonesia.
Kekalahan tipis 0-1 timnas Indonesia dari timnas Bulgaria pada laga final FIFA Series 2026 tidak meruntuhkan optimisme pelatih skuad Garuda, John Herdman.
Calvin Verdonk menggarisbawahi bahwa secara kolektivitas, Indonesia terbukti mampu mengimbangi, bahkan melampaui level permainan timnas Bulgaria.
Meski timnas Indonesia harus mengakui keunggulan timnas Bulgaria dengan skor tipis 0-1, performa Calvin Verdonk dinilai menjadi titik cerah dalam pertandingan tersebut.
Selain mengevaluasi performa timnya, pelatih timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov juga memberikan pujian bagi Timnas Indonesia.
Kekalahan tipis 0-1 timnas Indonesia dari timnas Bulgaria pada laga final FIFA Series 2026 tidak meruntuhkan optimisme pelatih skuad Garuda, John Herdman.
Calvin Verdonk menggarisbawahi bahwa secara kolektivitas, Indonesia terbukti mampu mengimbangi, bahkan melampaui level permainan timnas Bulgaria.
John Herdman menegaskan dirinya tidak ingin terburu-buru melakukan evaluasi teknis karena masih dalam kondisi emosional setelah gagal membawa timnas Indonesia mencetak sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved