Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Tenangkan Diri Sebelum Evaluasi

Khoerun Nadif Rahmat
31/3/2026 04:04
Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, John Herdman Pilih Tenangkan Diri Sebelum Evaluasi
Pelatih timnas Indonesia John Herdman (tengah) saat konferensi pers usai laga FIFA Series 2026 kontra timnas Bulgaria, Senin (30/3).(MI/Khoerun Nadif Rahmat)

TIMNAS Indonesia harus puas menempati posisi runner-up di ajang FIFA Series 2026 setelah takluk tipis 0-1 dari timnas Bulgaria pada laga final yang digelar Senin (30/3). Kekalahan ini terasa kontras jika dibandingkan dengan performa impresif Skuad Garuda di laga sebelumnya saat melibas Santo Kits and Nevis empat gol tanpa balas.

Meski mendominasi permainan, efektivitas di lini depan menjadi pembeda. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai anak asuhnya sebenarnya tampil baik dan menciptakan banyak peluang, namun gagal dalam penyelesaian akhir.

"Kesempatan itu ada di depan mata dan, ya, kita tidak memanfaatkannya. Dan saya pikir, kelompok pemain ini akan belajar dari itu, akan berkembang dari situ," ujar Herdman selepas pertandingan.

Enggan Evaluasi Saat Emosional

Kekalahan di partai puncak ini meninggalkan kekecewaan mendalam bagi sang pelatih. Herdman menegaskan dirinya tidak ingin terburu-buru melakukan evaluasi teknis karena masih dalam kondisi emosional setelah gagal membawa Indonesia mencetak sejarah.

"Saat ini saya masih emosional. Kami sangat ingin menang dan mencetak sejarah. Saya selalu mengatakan, jangan bicara terlalu banyak saat emosional. Saya akan mundur sejenak dan meninjau pertandingan dengan pikiran jernih," tuturnya.

Dibandingkan langsung menguliti kekurangan tim, Herdman lebih memilih untuk fokus pada aspek positif yang bisa dikembangkan, salah satunya adalah fleksibilitas taktik para pemain.

"Saya akan melihat apa yang bisa kami banggakan dan dibangun. Kami mampu beradaptasi dengan dua sistem berbeda dalam waktu singkat, itu bisa menjadi kekuatan kami," jelasnya.

Fokus Perbaikan Lini Serang

Herdman mengakui bahwa timnya masih dalam masa transisi, terutama dengan banyaknya wajah baru yang bergabung dalam waktu singkat. Kurangnya waktu latihan bersama dianggap menjadi salah satu faktor belum maksimalnya koordinasi di area pertahanan lawan.

"Kami butuh waktu bersama para pemain. Banyak pemain baru bergabung dan kami hanya punya dua sesi latihan. Di area penyerangan, kami sudah masuk ke posisi yang baik, tetapi umpan silang dan penyelesaian akhir belum cukup jelas. Itu akan diperbaiki," ucap Herdman.

Menutup keterangannya, pelatih asal Inggris tersebut menekankan bahwa skuat saat ini masih sangat dinamis dan akan terus mengalami perkembangan ke depannya.

"Tidak ada tim impian saat ini. Tim ini akan terus berkembang, akan ada pemain baru, dan para pemain yang ada sekarang akan semakin meningkat," pungkasnya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya