Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Jay Idzes Ungkap Antusiasme Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman

Basuki Eka Purnama
31/3/2026 07:24
Jay Idzes Ungkap Antusiasme Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman
Bek tengah timnas Indonesia Jay Idzes saat ditemui awak media di mixed zone Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026),(ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

KAPTEN Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengekspresikan kebahagiaannya dapat kembali berkumpul bersama skuad Garuda dalam ajang FIFA Series 2026. Momen ini menjadi pelepas rindu setelah terakhir kali mereka bersama lima bulan lalu di Arab Saudi pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Meski mimpi menuju Piala Dunia 2026 telah pupus akibat kekalahan dari Arab Saudi dan Irak di masa lalu, Idzes menegaskan bahwa semangat tim tetap membara. 

Fokus kini dialihkan untuk membangun kembali kekuatan kolektif demi menatap kualifikasi Piala Dunia edisi selanjutnya di tahun 2030.

"Saya rasa yang paling penting adalah bisa kembali berkumpul bersama tim. Terakhir kali kami bersama itu di Arab Saudi. Tentu saja kami kehilangan mimpi untuk ke Piala Dunia 2026," ujar Idzes saat ditemui di mixed zone Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3), usai laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria.

Bek tengah yang kini merumput di Serie A Italia bersama Sassuolo tersebut menambahkan bahwa komunikasi antarpemain tetap terjaga meski kompetisi internasional sempat jeda.

"Dalam beberapa bulan terakhir saya banyak berbicara dengan rekan setim. Mereka semua menunggu untuk kembali dan berkumpul lagi, bermain bersama, dan bermain untuk semua orang. Bisa kembali ke sini, memakai jersey ini lagi, saya sangat merindukannya," lanjut pemain dengan koleksi 15 caps tersebut.

Adaptasi di Bawah Arahan John Herdman

FIFA Series 2026 sekaligus menandai dimulainya era baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman. 

Dalam dua laga awal, Indonesia mencatatkan satu kemenangan telak 4-0 atas Santo Kits dan Nevis, serta satu kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria.

Idzes menilai performa tim di bawah asuhan Herdman menunjukkan progres positif, meski masih ada ruang untuk evaluasi.

"Kami tentu masih bisa meningkatkan banyak hal, karena ini adalah pertama kalinya bersama pelatih baru. Dia punya banyak hal baru yang ingin diterapkan dan dicoba, dan saya pikir kami sudah melakukannya dengan sangat baik dalam banyak aspek," jelasnya.

Terkait gaya melatih Herdman yang sangat enerjik di pinggir lapangan, Idzes mengaku tidak terkejut. Pengalamannya merumput di Italia selama tiga tahun membuatnya terbiasa dengan karakteristik pelatih yang ekspresif.

"Ya, dia punya gairah yang besar, itu pasti. Saya sudah bermain di Italia selama tiga tahun, jadi saya tahu di sana pelatih dan orang-orangnya sangat penuh semangat. Jadi, ya, bagus untuk dilihat. Senang melihatnya," pungkas Idzes. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya