Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
INTER Milan melaju ke final Liga Champions pertama dalam tempo 13 tahun setelah menang tipis 1-0 atas AC Milan berkat gol Lautaro Martinez di laga leg kedua semifinal, Rabu (17/5) dini hari WIB. Nerazzurri pun menang agregat 3-0.
Inter milan dipastikan menjadi underdog di laga final melawan pemenang laga antara Real Madrid dan Manchester City di laga final di Istanbul pada 10 Juni mendatang. Namun, cara mereka mengalahkan rival sekota mereka di semifinal Liga Champions membuktikan Nerazzurri bukan tim yang boleh diremehkan.
Momen kunci di laga leg kedua semifinal Liga Champions di San Siro terjadi ketika Martinez bertukar umpan dengan pemain pengganti Romelu Lukaku dan melepaskan tendangan keras yang tidak bisa ditahan kiper AC Milan Mike Maignan pada menit 74.
Baca juga: Titik Balik Inter Milan di Eropa Lewat Liga Champions Eropa
Gol Martinez itu secara efektif menuntaskan perlawanan AC Milan.
Sebelumnya, Rossoneri yang tertinggal 2-0 di laga leg pertama, menekan sejak babak pertama, dimotori oleh Rafael Leao yang dua tendangannya melenceng dari mulut gawang Inter Milan.
Maignan kemudian berhasil menahan sundulan Edin Dzeko yang menerima tendangan bebas Hakan Calhanoglu.
Baca juga: AC Milan Vs Inter Milan: Dzeko dan Mkhitaryan Bawa Tim Tamu Unggul di Leg Pertama
Masuknya Lukaku di babak kedua meningkatkan serangan Inter Milan yang akhirnya sukses menambah keunggulan mereka.
Absen di mayoritas musim ini karena cedera dan reputasinya tercoreng berkat penampilan buruk bersama timnas Belgia di Piala Dunia 2022, Lukaku secara berlahan kembali ke permainan terbaiknya.
Penyerang yang dipinjam dari Chelsea itu dengan segera menyebabkan masalah di lini pertahanan AC Milan dan memberikan assist untuk gol Martinez yang akhirnya memastikan Inter Milan melaju ke final Liga Champions pertama mereka sejak menjadi juara pada 2010. (AFP/Z-1)
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, tak mampu menyembunyikan ketegangan emosinya setelah Rossoneri memetik kemenangan tipis 3-2 atas Torino di San Siro, Minggu (22/3) dini hari WIB.
Berdasarkan catatan Serie A, tambahan tiga poin ini membuat AC Milan kini mengoleksi 63 poin dari 30 pertandingan.
Kekalahan dari Lazio pekan lalu tidak hanya menghentikan tren positif AC Milan, tetapi juga memicu isu keretakan di internal tim.
Hasil minor kontra Lazio membuat selisih poin AC Milan dengan Inter Milan melebar menjadi delapan angka dengan sisa sembilan pertandingan musim ini.
Lazio raih kemenangan tipis 1-0 atas AC Milan lewat gol Gustav Isaksen. Laga diwarnai kartu merah pelatih Lazio, Maurizio Sarri di menit akhir.
AC Milan datang ke ibu kota dengan kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan Inter Milan, namun Lazio siap menjadi batu sandungan besar bagi ambisi Scudetto mereka.
Inter Milan kembali meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu Fiorentina. Gol cepat Francesco Pio Esposito dibalas oleh Cher Ndour, membuat selisih poin di puncak menipis.
Inter Milan ingin mengamankan jalan menuju Scudetto, sementara Fiorentina tengah dalam tren positif untuk menjauh dari zona bawah
Hasil imbang 1-1 Inter vs Atalanta diwarnai protes keras. Pakar wasit Luca Marelli berikan analisis mendalam terkait gol Krstovic dan insiden Frattesi.
Raffaele Palladino berterima kasih atas perjuangan berani skuad Atalanta saat menahan imbang Inter Milan. Kembalinya De Ketelaere jadi angin segar bagi La Dea.
Inter Milan gagal menjauh di puncak klasemen Serie A setelah ditahan imbang Atalanta 1-1.
Inter Milan menjamu Atalanta di San Siro. Cek prediksi skor, susunan pemain, dan statistik kunci duel krusial Serie A 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved